Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

ERMAS ANDICO SYAMDA ONLINE......Mengepakan Sayap Forum Pesanku hari ini , Jadikanlah hari ini hari yang paling bersejarah dalam hidupnya, agar esok sebagai hari yang lebih baik lagi kita jelang. Yang belum dapat jabatan, kekayaan, kebaikan, jodoh, kesehatan, keberuntungan, kawan dekat, impian yang belum terwujud..mungkin sedang menanti.. Dan yok kita undang pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa dan Maha Pemberi dan hidup senang dan bahagia. Selalu tersenyumlah walaupun pahit .Ok!.

.
..
NotePesankanlah pesan yang berguna untuk dirinya dan keluarganya. Semoga yang berkunjung ke site ini diberi limpahan rezeki yang berlimpah dari Allah SWT
   
ermasandico wrote on Sep 15, '11
Tiga macam yg tdk diketahui kecuali pd tiga hal:
1. Org yg sabar tdk diketahui kecuali ketika marah.
2. Org yg berani tdk diketahui kecuali ketika perang
3. Saudara tdk diketahui kecuali ketika berhajat (ada kepentingan)

Buku adalah: Teman bicara yg tdk mendahului. Teman bicara yg tdk memanggil ketika kita bekerja. Teman bicara yg tdk memaksa berdandan ketika menghadapinya. Teman hidup yg tdk menyanjung. Kawan yg tdk membosankan. Penasehat yg tdk men-cari2 kesalahan.
Manusia yg berakal ialah manusia yg suka menerima dan meminta nasihat

Barangsiapa yg jernih hatinya, akan diperbaiki Allah pula sinar di wajahnya.

Org-2 yg suka berkata jujur mendapatkan tiga hal, kepercayaan, cinta, dan rasa hormat.
... Tdk ada kebaikan bagi pembicaraan kecuali dgn amalan.
Tdk ada kebaikan bagi harta kecuali dgn kedermawanan.
Tdk ada kebaikan bagi sahabat kecuali dgn kesetiaan.
Tdk ada kebaikan bagi sedekah kecuali niyt yg ikhlas.
Hidup memerlukan pengorbanan,pengorbanan memerlukan perjuangan. pejuangn memerlukan ketabahan. ketabahan memerlukan keyakinan. keyakinan pula menentukan kejayaan. kejayaan pula akan menentukan kebahagiaan.

Apa yg kita fikirkan mengenai diri kita, akan mempengaruhi diri kita sendiri.

Hidup ini bukanlah suatu jalan yg datar dan ditaburi bunga melainkan adakalanya disirami airmata dan jg duri.
Jangan merasa khawatir pada banyaknya masalah,
yang dikhawatirkan adalah masalah yang dicari-cari.

Ikrar harus luhur, tekad harus kokoh, kepribadian
harus lemah lembut, dan hati harus cermat.
...
Berikrar dalam hati dan tidak pernah menyatakan
dalam tindakan, sama halnya seperti bertani tanpa
menebar bibit, hanya menyia-nyiakan sebuah jalinan
jodoh.

Orang berbudi berketetapan hati menggapai
cita-citanya, orang yang picik hanya memiliki
cita-cita dan tidak pernah berusaha.

Org yg berbudi sifatnya bagaikan air yg dpt menyesuaikan diri dlm berbagai bejana, hidupdalam kondisi bebas leluasa.

Padi yg berisi akan semakin merunduk; Seseorang
yg sukses semakin rendah hati.

... Berhenti di tengah perjalanan akan lbh sulit dan
terasa lebih melelahkan daripada terus berjalan hingga
sampai ke tujuan.

Alam semesta ada batasnya, kekuatan tekad kita ak
terhingga. Mudah mengikrarkan sebuah tekad, tapi sulit
melaksanakannya.

Tetesan air dapat membentuk sebuah sungai,
kumpulan butiran beras bisa memenuhi lumbung. Jangan
meremehkan hati nurani sendiri, jangan pernah berpikir
untuk tidak melakukannya walau perbuatan itu sangat
kecil.
...
Di dalam kehidupan, kita tidak selalu berada dalam
kondisi yang baik-baik saja, namun bagi yang pernah
mengalami cobaan dan berhasil mengatasinya, akan
sangat mudah menghadapi kondisi yang sesulit apapun.
Jangan menganggap remeh diri sendiri, karena setiap
orang memiliki kemungkinan yang tak terhingga.

Ilmu pengetahuan harus dipahami dengan
sungguh-sungguh, baru bisa menjadi kebijaksanaan dalam
... diri sendiri.

Kasih sayang tidak dapat dengan memohon pada orang
lain, melainkan diperoleh dari sumbangsih yang
diberikan.

Musuh terbesar kita bukanlah orang lain, melainkan
diri kita sendiri.

Hendaknya bersaing untuk menjadi siapa yang lebih
dicintai, bukan siapa yang lebih ditakuti.

Iri hati yang ditunjukan kpd seseorang akan melukai diri sendiri.
Anda cuma bisa hidup sekali saja di dunia ini,
tetapi jk kita hdp dgn benar,sekali saja sdh cukup.

Rasa takut bukanlah untuk dinikmati,tetapi untuk dihadapi.
... Org bijaksana selalu melengkapi kehidupannya dgn banyak persahabatan.

Bertemanlah dgn org yg suka membela kebenaran.
Dialah hiasan dikala kita senang dan perisai diwaktu kita susah
Nasehat sahabtku lg.
Saat bertemu orang yang pernah mengkhianatimu, Baik-2ah berbincanglah dengannya.
Karena jika bukan krn dia, hari ini engkau tak memahami dunia ini.

Saat bertemu org yg tergesa-2 meninggalkanmu,
... Berterima-kasihlah bahwa ia pernah ada dlm hidupmu.
Karena ia adalah bagian dari nostalgiamu

Saat bertemu org yg pernah salah-paham padamu,
Gunakan saat tsb u/ menjelaskannaya.
Karena engkau mungkin hanya punya satu kesempatan itu saja u/menjelaskan
Nasehat sahabatku..
Saat bertemu teman yang dapat dipercaya, rukunlah bersamanya.
Karena seumur hidup manusia, teman sejati (sahabat) tak mudah ditemukan.

Saat bertemu penolongmu,
... Ingat untuk berterima kasih padanya.
Karena ialah yang membantu mengubah hidupmu

Saat bertemu orang yang pernah kau benci,
Sapalah dengan tersenyum.
Karena ia membuatmu semakin teguh / kuat.
Ketahuilah sahabatku

Jk kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yg sptinya sia-2..
Allah SWT tahu betapa keras engkau sdh berusaha aku ciptaanNya tak kan membiarkan dirimu susah, bisikkanlah padaku sbg sahabatmu

Ketika kau sdh menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih.
Allah SWT sudah menghitung air matamu aku sbg ciptaanNya diutus untukmu..sbg sahabatmu menghibur dan bercerita pdmu disini ..bercurhatlah disini!!!

Sahabatku

Betapa banyak kau mengeluh dan berkata tak punya apa-2, pd hal bumi, langit, dan bintang adalah milikmu, apalagi ..aku kan bagian darimu,

Dunia ceria kpdmu lalu mengapa kau cemberut.....hi...hi hi..senyum....senyum tersenyumlah kawanku, kau bagianku, kau lah harapanku....he ..hi...hi..nikmatilah?

Jika dirimu sedih dgn kemuliaan yg tlh lalu, tak akan lagi penyesalan mengembalikannya atau dirimu murung krn adanya musibah, tapi tak mungkin mencegah dtgnya musibah,
Sahabatku

Jangan gusar dgn kritik yg membangun, sgl sesuatu yg sesuai dgn keinginannya tampak mjd sbah kebenaran, dan yg tdk sesuai akan memicu kemarahan, Jika punya ide maka segera satukan tekad u/ melakukannya, sbb rusaknya ide itu krn keraguan semata.
Ingat...keberanian mengambil keputusan akan banyak menolong u/ melepaskan diri dari depresi, stress dan kesedihan yg melanda.

Jiwa yg menguasai sesuatu tlh pergi, maka bagaimana mungkin menangisi sesuatu jika dia telah pergi!
Sahabatku semuanya
Betapa banyak jln keluar yg dtg setelah rasa putus asa, dan betapa banyak kegembiraan dtg setelah kesusahan, kalau tak tau jalan keluar seringlah bertanya dan minta PetunjukNya,

Siapa yg berbaik sangka pada Pemilik ’Arasy dia akan memetik manisnya buah yg dipetik di-tengah-2 pohon berduri dan berbahaya,

Jgnlah d bersedih krn gangguan manusia yg berbuat jahat dan maafkanlah ia, jgnlah bersedih atas kegagalan dan sesuatu yg tak pantas, krn masih banyak kinikmatan menunggunya,
ermasandico wrote on Jul 30, '11
makasih ya Orangjava
orangjava wrote on Jul 29, '11
pakabar?? selamat berulang tahun.....
ermasandico wrote on Jul 22, '11
Trust International Syariah

PT. Kubah Suci Tour & Travel

PT. Gema Khatulistiwa International

Trust International Syariah disingkat TIS adalah sebuah brand/merk dagang usaha yang meliputi kegiatan, agama/kerohanian penjualan barang dan jasa serta kegiatan jalinan bisnis yang akan mendunia.

Dengan visi dan misinya IIS didukung oleh jalinan managemen yang memiliki komitmen tinggi dan berpengalaman di bidangnya seperti penyelenggaraan dan bimbingan jemaah Haji dan Umroh, kegiatan Tour and Travel, pemasaran produk serta pengimpor handal yang berkualitas juga melakukan eksport produk-produk Indonesia.

Kami senantiasa mengedepankan profesionalisme pelayanan yang prima sesuai dengan budaya dan martabat bangsa dengan tim yang terlatih, yang siap mengantarkan mentornya ke jenjang ataupun tangga sukses baik sebagai pribadi, umat beragama dan serta mendapatkan manfaat yang luar biasa melalui usaha ini.

Visi

1. Melayani Jemaah haji ONH Plus dan Umroh

2. Kegiatan Tour dan Travel

3. Bimbingan Baca dan terjemahan Al Qur’an serba digital

4. Memasarkan produk hasil karya anak bangsa Indonesia ke manca Negara

5. Membangun dan memasarkan apartment dan rumah.



Misi

Membangun kehidupan yang lebih sehat, sejahtera dan serta bahagia dengan menciptakan Peluang Usaha yang terpercaya.



Motto

Hidup seorang hamba yang mulia adalah : Bila mengenal diri dan Tuhan Penciptanya, maka pastilah ia kan bahagia dan sejahtera.



Bidang Pelayanan dan Kerjasama

1. PT. Zafron Aqila Nusantara, sebagai importer produk TIS

2. PT. Kubah Suci Tour and Travel sebagai pembimbing jamaah ONH Plus dan Umroh dan sererta juga menmyalurkan jemaah kepada Perusahaan Penyelenggara Haji dan Umroh terkemuka

3. PT. JAGO TANI Indonesia, dalam memproduksi dan memasarkan usaha produk pupuk ke dalam negeri maupun manca negara.

4. Beberapa perusahaan yang sudah mapan dan terpecaya dalam penyelenggaraan Haji dan Umroh maupun wisata baik domestik maupun reputasi international.

5. Beberapa Bank dan perusahaan Asuransi dan serta juga dengan perusahaan dealer mobil.



Program bisnis Trust International meliputi beberapa program antara lain adalah :

1. Membimbing/menuntun serta menyalurkan calon jemaah Haji dan Umroh ke perusahaan Haji dan Umroh yang sudah memiliki izin dan kemampuan

2. Pemasaran pupuk ke pasar domestic dan mancanegara

3. Melakukan kegiatan Tour and Travel bersama mitra baik dalam dan luar negeri

4. Kegiatan pemasaran Property dan Automotive (pemasaran mobil)

5. Program belanja Gallery.
ermasandico wrote on Feb 6, '11
Puisi dan sajak spiritual ermas

Bisa Berdamaikah Wahai Ummat Manusia

Jika semua orang Budha berteriak lantang,
"Selain umat Budha, yang lain adalah kafir, dan wajib serta sah diperangi!"

Jika semua orang Hindu berteriak lantang,
"Selain umat Hindu, yang lain adalah kafir, dan wajib serta sah diperangi!"

Jika semua orang Islam berteriak lantang,
"Selain umat Islam, orang lai adalah kafir, dan wajib serta sah diperangi!"

Jika semua orang Nasrani berteriak lantang,
"Selain umat Nasrani, orang lain adalah kafir, dan wajib serta sah diperangi!"

Jika semua orang Kong Fu Cu berteriak lantang,
"Selain umat Kong Fu Cu, yang lain adalah kafir, dan wajib serta sah diperangi!"

Jika semua penganut Kepercayaan berteriak lantang,
"Selain penganut Kepercayaan, yang lain adalah kafir, dan wajib serta sah diperangi!"

Lantas masing-masing angkat senjata
Tembaki, menebas nafas yang lain berbeda iman (Rumah memusuhi rumah)
Apakah akan ada damai, tentram dan bahagia ?
Apakah begitu buktinyata memuja Sang Maha Pengasih dan Penyayang
Lalu siapa yang bisa satukan, yang jelas Tuhan tidak akan ijinkan saling bunuh,
Bisa berdamaikah Ummat Mausia dan ada berapa syurga-Nya???
ermasandico wrote on Jan 31, '11
ENTAHLAH AKU HANYA INGIN BERSAMAMU

Karya : Ermas Andico Syamda

Sejak ku lihat wajahmu yang pertama dan ku dengar suaramu yang membuat

hatiku bergetar tak karuan tertahan,Sejak ku tau kesendirianmu timbulkan rasa

ku ingin menemui dan mencarimu.Dalam heningnya malam semalam
dalam pikiranku hanya tertuju padamu.

Berharap tak hanya bermimpi bersamamu,aku ingin bersamamu memadu kasih selamanya.
entahlah tiba-tiba jiwa dan ragaku,hanya ingin berada di sampingmu.
Jujur semalam kukirim sukmaku melihat dan menemui.

Terseyum…ya sukma ku melihat engkau tersenyum, tak terasa airmata ku tertumpah semalam.
aku meronta pinta pada yang Maha Kuasa,aku ingin seluruh jiwa dan raga ku untukmu.
Aku tidak menginginkan kata-katamu,aku tidak meginginkan genggaman tanganmu.
Entahlah…tiba-tiba aku hanya ingin berada di sampingmu.

Wahai rembulan dan rembitang sampaikan rinduku.

Wahai angin malam kirimlah pesanku dan anganku.

Sempat ku bertanya Yang Maha Kuasa semalam

mungkinkah dirimu tercipta untukku…entahlah Tuhan kasihku rasa menggebu untukmu

sehingga ku pinta jawabmu..semoga terjawab olehmu

kasih kun nan jauh namun tiba-tiba dekat dimata dan hatiku.

Mungkin kau bertanya sebelum kau jawab tanyaku

Mengapa aku ingin bersama dan ingin menyayangimu

Aku butuh teman untuk melalui.Aku butuh kawan untuk berbagi
Aku butuh bayangan untuk mengikuti.Aku butuh mentari untuk menerangi
Aku butuh air untuk menyirami.Aku butuh pohon untuk meneduhi

Aku butuh pagi setelah gelap hari. Aku butuh tempat untuk kudiami

Aku butuh tersenyum setelah bersedih. Aku butuh hati untuk disayangi

Untuk itulah kuingin kau tetap disini. Hingga kelak kujadikan seorang istri
ermasandico wrote on Dec 31, '10
TUNTUNAN
RENUNGAN DI PENGHUJUNG
TAHUN 2010.
Padepokan Kh.Abah Anom

WAHAI SAUDARA DAN SAHABATKU...TERCINTA
SEBANGSA DAN SETANAH AIR ..DI PADEPOKAN ABAH ANOM INI KITA BERKUMPUL BERSAMA.
MARI KITA MERENUNG, SEKALIGUS , BERDO'A DALAM HATI,
JANGAN DIUCAPKAN SAMPAI KEDENGARAN OLEH KUPING..
(RENUNGAN QOLBU).

Wahai Adam dan Hawa...taukah sebabnya kita tersandung dalam hidup ini.
Kita terdiri dari unsur "jiwa, raga, sukma, nyawa, dan wujud" tak menyatu.
Karena tidak menyatunya kelima hal tersebut telah merubah kita menjadi hewan
/tidak ada bedanya dengan hewan.
Wahai kaum Adam.......saudaraku tercinta dan kusayangi semuanya....
Sering bilang dirimu hebat dan kuat ibarat pahlawan, pada hal pecundang,
Mengaku Gagah perkasa padahal lemah,
Kau gunakan Hawa sebagai umpan,
Untuk membuktikan kelelakianmu yang hanya umbar2.
Wahai kaum Hawa.. saudariku tersayang dan tercinta....
Kau bangga dengan kecantikan lahiriah yang ada padamu,
Kau sanjung tinggi Adam yang terpikat dengan keindahan rupamu,

Kau tersenyum manis saat Adam melihat lenggok tubuhmu,
Tapi kau marah dan benci bila ada segelintir Adam yang menegurmu.
Adam..
Hati yang rapuh mudah luluh dan tunduk pada nafsu,
Jiwa yang halus mudah pula jatuh hati.
Hawa..
Iblis menggunakanmu sebagai umpan untuk memerangkap Adam,
Ambillah kesempatan ini untuk memperdayakan Iblis,
Selamatkanlah Adam dari cengkaman api yang tidak akan terpadam,
Adam..
Kata-kata manis nistamu bisa menggoda sanubari Hawa,
Senyum nakalmu membuatkan Hawa semakin suka,
Lembutmu dalam berbicara membuat si Hawa senang mendekatimu,
Sikap prihatinmu menjadikan Hawa tergila-gila perhatianmu.
Hawa..
Sikap manjamu menjadikan Adam berani terhadapmu,
Berani mengambil peluang untuk menyentuh maruahmu,
Ketidaktegasanmu membuatkan Adam semakin suka akan dirimu,
Hingga kau pun hanyut dengan dunia cinta palsu.





Adam..
Kau bilang akalmu sembilan mengalahkan nafsumu yang satu,
Gunakanlah akalmu itu untuk mendidik nafsumu yang boleh membinasakan Hawa,
Cerdikkanlah akalmu itu dengan berjihad menentang nafsu,
Agar Hawa terpelihara sentiasa dalam jagaan taqwa.
Hawa..
Lenggok tubuhmu bisa membuat Adam terpaku dan mata menjadi sepi,
Lembut suaramu bisa mencairkan hati lelaki Adam,
Longgarkanlah pakaianmu agar tubuhmu tertutup rapi,
Tegaskanlah suaramu supaya syaitan tidak berpeluang merasuk Adam.
Oleh sebab itu Adam..
Bersikap tegaslah dengan Hawa dalam setiap urusanmu,
Kau harus kuat dan sabar dalam membimbing Hawa yang semakin liar,
Kau harus terus berjuang menentang hawa nafsumu,
Agar nafsu Hawa tidak terus-terusan menular.
Adam..
Di mana imanmu saat matamu melihat Hawa berpakaian tidak cukup kain?







Wahai Kaum Adam dan Kaum Hawa...
kau puja harta, jabatanmu, dan kehebatanmu.
Di mana kau letakkan Allah saat hawa nafsu menjadi Tuhanmu?
Dan ini sebabnya hidup kita tersandung dimana-mana, rezeki susah, kebahagiaan tak pernah terwujud, karir hancur, keluarga berantakan ......
Mengaku keluarga bahagia padahal gundah dan gulana.
Mengaku orang kaya, pada hal miskin tak punya apa2.
Mengaku orang sukses pada hal orang gagal dimana-mana.
Mengaku punya sahabat, pada hal ada maunya.
Atau….mengku orang miskin pada hal rang yang punya.
Itu sebabnya........
1. Karena egoismu,
2. Karena ketidak tahuanmu dan blm ber-ilmu,
3. Karena kebodohanmu,
4. Karena kau tdk mau berubah,
5. Karena kau merasa sdh pintar,
6. Karena kau merasa cukup ilmu dan materi,
7. Karena kau merasa sudah beriman dan bertaqwa,
8. Karena kau merasa berdosa kepada Orang tua,suami/istri/anak2/cucu2
/tetangga2/sahabat2/saudara2....
9. Karena kau berkawan dgn shetan, Jin dan serta...koruptor, pembohong, penipu,
10.......Banyak lagi penyebab...do'a dan pinta tak terkabul.


Kapan engkau semua ingin bertaubat dan berubah...tergantung dirimu..tak akan ada yang memaksamu untuk berubah..baik hari ini dan juga kemaren apa lagi.
kapan kau berbakti kepada keluarga, bangsa dan negara tercinta mu...?
Akan kah kau pertahan jiwa hewanimu???
Aku saudaramu Ermas Andico Syamda dan Abah Anom juga banyak dosa,ampuni kami...
maafkanlah kami...
Saat kami tulis dan urai kata demi kata...hati kami sedih campur gembira...
Air mata kami mengalir, meneteskan tanda gembira...karena banyak harap...
Dan akhirnya menyapamu hari ini…..karena
Kami sayang kamu...
Kami peduli kamu....
Kami sahabatmu yang kamu cela..
Kami sahabatmu yang kamu fitnah...
Kami sahabatmu yang kamu lupakan..
Kami sahabatmu yang kamu sepelekan....
Tapi....detik, menit, jam dan hari ini....kami maafkan engkau semuanya....
Saat ini pula jika kau baca dan sebut nama Tuhan dan nama kami....
Pastilah kami bergetar tiada tiara....rindu...kangen...dan ingin memelukmu
untuk saling berangku maaf, jabat tangan saling memaafkan.
mari kita ingin berubah thn berikut ini.
Kita songsong kehidupan mendatang yang lebih baik dari sebelumnya.
Silakan berdo'a kepada keyakinan masing2...kepada Tuhannya...
Dan jangan lupa kirim do'a kepada nabi ku Muhammad Rasulullah..
Yang ajari aku, sembahyang dan berdo'a.
yang ajari aku tata dan kramah...agar hidup indah dan bermakna.
Tuhanku Tuhan Allah Yang Maha Kuasa.
Maafkan lah pula salahku yang sengaja dan tak sengaja ku...
Sungguh Qolbu tak pernah engkau tau...dan akupun tak tau isi qolbumu...
Coba kita renungkan lagi..

Cobalah kita renungkan Kasih Sayang-Nya


Dalam renunganku , yang jelas aku tak pernah kehilangan bahan dan kata-kata, terpikirkan, teringat, tapi juga sedih dan gembira, termotivasi, mendapat hidayah mengapa aku selalu memikirkan hal-hal dibawah ini.....ngeri..ngeri...ngeri, tetapi juga sangat berarti :
-Allah telah mengutus Para Nabi dan RasulNya termasuk Nabi Muhammad, Para WaliNya, Para UlamaNya untuk menyampaikan, bahwa Ia amat sangat sayang kepada hambaNya, termasuk kepada yang membaca pesan-pesan ku ini dan tentunya kepada aku yang mengirim berita ini,

-Coba sekian detik saja, hukum gravitasi bumi lupa IA jaga, maka semua benda-benda angkasa/luar bumi akan jatuh bertubrukan dengan bumi, maka kita terbakar dan hancurlah semua...takut..takut..takut..ampun..ampun..ampun.

-Cobalah renungkan, jika Allah menarek admosfir /udara yang kita hisap sempat berhenti fungsi, maka tamatlah kehidupan dibumi, termasuk aku dan yang membaca pesan ini.

Coba perhatikan ikan dibiarkan ditarok dalam ember tanpa air sekian detik ia menggelapr-gelepar dan lalu mati.

-Cobalah renungkan jika, air yang kita minum semua terasa pahit, seperti kita sakit malaria,
sudah pasti kita lama-lama mati.

-Cobalah renungkan jika Allah, membiarkan air laut dan ombaknya yang besar dan tinggi menghempas daratan pulau yang kita huni...matilah kita.

-Cobalah kita renungkan jika Allah, murka karena kita sombong dibumi, mataharinya tidak terbit dan rembulan tidak muncul, bintang gumintang saling bertabrakan dan jatuh ke bumi yang kita huni...aduh....seketika kita dan seluruh penghuni bumi hancur...ampun..ampun...ampun.

- Cobalah kita renungkan, jika tiba-tiba otak kita tidak mampu tiba-tiba mengingat, mengenal diri kita ini siapa ?, maka aku dan yang membaca berita ini, akan saling melupakan, dan entahlah akan apa jadinya.

- Coba kita renungkan, tiba-tiba akal kita hilang dan tidak mampu berfikir lagi seperti orang gila...waduh sedihlah, kita akan kehilangan kebahagiaan dan keindahan hidup yag diberikanNya.

- Cobalah kita renungan, jika sehari saja kita tidak punya rasa dan nafsu, waduh....waduh.....akan jadi apa kita esoknya?, hilang rasa, hilang sayang dan cinta, hilang kesetiaan, hilang kepercayaan, hilangan ingatan. Pastilah kita kehilngan semua dan mungkin lebih mati saja.Takut..takut...takut kah kita terjadi apa-apa.

- Coba kita renungkan, jika yang aku tulis ini dan atau yang membaca lupa kalau ini tulisan sahabat baikmu yang selalu menghiburmu, maka tentulah aku sangat sedih, karena engkau melupakan aku. Tapi lupa aku tak lah mengapa, tak kan membuat aku kecewa, tetapi aku akan gembira, jika engkau ingat dan berterima kasih kepada PenciptaNya.

-Allah SWT mungkin memberikan ujian berupa kegagalan dan kehilangan spt kejadian Gempa diikuti Tsunami di Mentawai, Gunung Meletus di Jokja, banjir di Wasior dll , kepada kita untuk mengajarkan hikmah kepada kita.

-Mungkin, kegagalan, masalah, dan lingkungan yang tidak menyenangkan adalah sebagian dari skenario Allah SWT dalam membina diri kita.

-Allah SWT memerintahkan kita untuk mau berpikir tentang penciptaan-Nya yang begitu menakjubkan, rumit, tantangan dan kompleks.

Namun semua itu telah Allah SWT tundukan untuk kita.
Ini sebagai tanda bahwa manusia memiliki kemampuan (dari Allah) untuk menundukan apa yang ada di langit dan di bumi.

-Jangan takut menambah saingan dengan membina orang lain, rezeki Allah begitu melimpah di bumi ini. Dan Allah telah menetapkan rezeki bagi setiap makhluk-Nya bahkan hewan melata sekalipun.

-Sedetik waktu terlewat, tidak akan pernah bisa kembali. Maka jangan sia-siakan waktu yang kita miliki.
Hayo kalau belum bangkit..bangkitlah dari keterpurukkan moral dan cita-cita.

Satu-satunya sistem alasan kita hidup di dunia ini adalah ALLAH Aza Wajala jua.

Apun keyakinan dan agamamu, yang pasti kita akan kembali kepadaNya…ingat..ingat..ingatlah kematian itu!!!

Semoga setelah membaca tulisan dan berita ini, engkau menemui orang tua, adek dan kakak, tetangga, saudara lainya serta sahabat yang disayang dan dicinta, untuk meminta maaf, siapa tau esok kita meninggalkannya untuk selamanya….coba lah camkan pesan ini.

Sudahkah kita punya modal yang akan dibawa?, sudah kah merasakan nikmatnya berumah tangga?, sudah kita membuktikan cinta yang selama ini kita janjikan buat orang yang khusus kita sayangi kita rasakan?, sudah kah kita rasakan kebahagiaan kehidupan indah, kalau tidak apa yang kita nikamti di akhirat nanti kalau di dunia belum tau rasanya.

Kalau yang sudah punya putri dan putra, sudahkah kita bahagiakan mereka sebagai keturunan kita karena mereka amanah?...sedih..sedih…sedihkah…jika kita tak mampu melakukannya.

Kalau aku saat menulis inipun air mataku mengalir, tapi bangga, karena terhibur dengan curhat ini dan akan slalu berdoa untuk kepadaNya.

Jika aku yang duluan pergi, maafkanlah segala goda, dan dosaku semua, tetapi jika engkau duluan aku telah lebih duluan memaafkanmu.

Berharap kita bertemu di syurga Nya nanti, jika ada fasilitas seperti ini kita jumpa lagi.

Siapa tau diantar engkau ada mendapat malam “jum'at” yang “DIDAMBA”dan malam tahun baru ini .
Melalui Paepokan Abah Anom engkau yang hadir mendapat berkah.
Jangan lupa mendo’akan aku ya, agar kita suatu saat bisa bertemu, tentulah aku gembira dan bersukur kepadaNya.



Yok kita berdoa….yang ber-agama Isalam…kami pimpin do’a, yang ber-agama lain..silakan berdoa dengan caranya masing-masing.
DO'A MALAM INI

DO'A MALAM INI..DO'A MALAM INI MENUJU MALAM AKHIR TAHUN
Astqfirullahal a'ziim...Ash hadualla Illahaillallah.......... Waash hadu'anna Muhammadarrasulullah.7 x
Suhananllahi Walhamdulilah Wala Illahaillallhu Akhabar, Wala Quuwata Illabillahil A'ziim 7 x
Hasbunallah..Wani'ma wakiil ni'ma Maula Wani'man Nashiir 7x.
Subhanallah 33 x
Alhamdulillah 33 x
Allahuakhbar 33 x.
Astqfirullahal a'ziim.....

Wahai Tuhan Yang Perkasa, Maha Pengasih, Maha Penyayang,Maha Memberi Teguran, Maha Melindungi, Maha PengampunI, Maha MendengarI, Maha Suci, Maha Berkuasa,Maha Mendengar rintihan, dan serta Maha segalanya...

Kami menghadap kalimahMu ........Astqfirullahal a'ziim...Ash hadualla Illahaillallah.......... Waash hadu'anna Muhammadarrasulullah..hamba2Mu kembali bersyahadat kepadaMu..... Ya Alhanan ( Allah Yg Maha Merindukan) .. hamba dan kawan2 hamba merindukan bln nan suci..dosa sengaja... maupun sengaja yg tlh kami perbuat baik kecil dan besar..yg membuat kami tersandung disana sini slama ini..hidup serasa mati, mati tak mau... hidupun tak menentu.

Kami sering lupa/alpa,kami durhaka,alam tlh jadi saksi atas perbuatan kami.
Kami pun tak rela mati sebelum dpt ampunanMu.
Datangkanlah kebaikan serta kemampuan baik materi dari mana saja, yang dapat memberikan arti kehidupan kami, datangkanlah kemampuan untuk dapat menolong kaum miskin dan tak mampu.
Bahwa banyak manusia ciptaanMu yang mendrita kemiskinan dan miskin ilmu, apalagi ketqwaan kepada Mu.

Wahai Yg Maha Pengatur Sejagad Alam, yg menciptakan kami, kami slama ini kami rendah dimataMu,kami nista dimataMU, kami pendosa sejati tak kami sadari.
Kami sombong, congkak/angkuh terhadap sesama kami, merasa kami yang paling sempurna dan hebat...sehingga perbuatan ria kami telah menyinggung perasaan manusia lingkungan kami berada masing-masing.

Maksiat lahir dan bahtin yang kami lakukan telah mengotori jiwa, raga, sukma dan wujud kami, sehingga nyawa kami hidup bergelimang dosa, tentulah kami tersiksa lahir dan bathin ya Allah.
Engkaulah Yang Maha Pengampun,oleh karnanya ampuni dosa kami itu ya Allah.Amin

Smoga PENGAMPUN yang Engkau teruntukkan bagi kami semua, dan bagi sahabat hamba yg membaca pesan ini tergugah menjadi INSAN akan yang TAQWA...sesungguhnya hambalah penulis pesan makluk berdosa dan penakut...hamba takut..hamba takut mati dalam dosa..hamba takut dalam resah dan gundah..hamab takut dalam tercela...karena Engkau tak janjikan kami mati dikala kami stelah bertaubat.

Engkau tak janjikan kami mati selagi muda dan Engkau tak janjikan kami mati sewaktu tua nanti.

Dan Engkaupun tak janjikan kami mati waktu sehat dan sakit.
Tidak sakit saudara kami pun mati.
RahasiaMu tak seorangpun tau..derai DAN TETTES air mata hamba dipipi pilu mengenang salah malam ini....mengenang PAHALA YG BELUM CUKUP KE SYURGAMU bergetar hamba menulis ini...kunang2 mata hamba memandang wajah2 sendu...

Semoga saudara/sahabat hamba disini Engkau utus para Pesuruh nan Suci yaitu Malaikat2Mu untuk bisikan pada mereka..untuk saling mengingat kewajiban dan tegur sapa karena kealpaan /sengaja kami.
Kami semua kami tak akan sombong lagi dan saling berguna, salin tolong menolong, saling sapa dengan sopan menurut kepatutannya.
Semoga dapat menyadarkan kami, terutama yang membaca untaian kata do'a ini....Kabulkan lah permohonan kami..
Amin ya Almanan,Ya Arrochim.

Amin ya Almanan,Ya Arrochim










Pembimbing Pimpinan Padepokan


Ir. Kh.Ermas Andico Syamda Kh. Abah Anom
ermasandico wrote on Dec 28, '10
Sajak..
Ku Kirim Rinduku Ku


Wahai angin…kutitip padamu..rasa rindu yang teramat menggangguku
Bawalah terbang rinduku pada langit mendung kota dinegeri kekasihku berada
Kemudian ku bisiki angin agar membawanya terbang ke tempatmu berada

Wahai kangen ku..sebagai pesan hati ku untukmu seorang diri, semoga getaran rinduku berasa

Sayangku…ku harap mendung itu sampai di tempatmu dan kuharap diterima
Oh..kangenku ketahuilah jujur kukatakan berjuta rindu bergelayut di situ
Rindu dan kangenku, tak dapat digantikan dengan emas dan permata

Entahlah
bagimu…mungkin tak berarti dan berkesan apa-apa
Jika kau juga merindukanku, bisikkan pada angin rindu itu
Niscaya angin akan meniup lembut mendung itu dan bila kau terima menjadi cerah
Mencurahkan jutaan rinduku yang menyatu derunya angin menusuk jantungmu
Sayang dan kangen ku..biarkan angina rindu dan air embun ataupun hujan
menyentuhmu
Rasakan rinduku yang begitu menggebu dan menggoda
Ketika ku
ingat pesan dan do’a mu
Kau katakan
tak akan melupakan aku
Ku pandang
fotomu dan slalu kuusap

Sayangku..maukah kau rasakan betapa inginnya aku memelukmu,
Sayangku…aku merindukanmu, sangat merindukanmu tanpa terkira
Semoga engkau
terima dan balas rasa rinduku yang menghantui jiwa
Untuk menghibur rasa rindu dan kangenku yang berjuta rasa untukmu
Saatnya nanti kujadikan kau teman hidupku selamanya
Ku tunggu
jawabmu sejujurnya
ermasandico wrote on Dec 28, '10
SUKMA KU MERANTAU KEKOTAMU BERADA


Haruskah geliat rindu yang ku simpan..tat kala ku sebut namamu

pada getar dawai hati, bening kilau embun dan segaris cahaya pagi

membuatmu mesti berhenti pada sebuah titik yang kau namakan

tepian sebuah perjalanan panjang?

Kegetiran ini, katamu, melelahkan

dan membuatmu berdegup kencang…tak kala sebut nama namaku

kerap terkulai tanpa daya menggapai asa di lereng langit

yang telah menanti dicekam gigil kangen lalu luruh satu-satu

serupa hujan membasahi belantara tak berujung

Sukma mu yang telah kita pahat rapi pada qolbiku

adalah rumah tempat kita pulang dan berteduh dari reruntuhan musim,

Bisa kah kisah cinta yang baru tumbuh juga wadah atas segala kegagahan kita

untuk menyongsong dari bentangan jarak dan waktu

Pada akhirnya, hasrat itu akan kita titipkan bersama pada bentang bianglala

lantas menikmatinya, seraya berucap lirih:

“Jejak itu akan ada disana, dalam keindahan dan kepahitan, dalam kehilangan dan keberadaan,

dalam rindu yang menjelma menjadi remah-remah berpendar terang yang jatuh sepanjang perjalanan”.

Benarkah..seraya melayang, berjuta rasa belum terungkap kisah kita…sebagai kekasih bathin.

Kan menjelma wujudnya…..salin asah, silih asih dan silih asuh…

Dan bisa kah kita dudukkan baterah…..kisah rindu…jadi nyata.

Karena sukma ku telah merantau mencari dikota mu berada.

Kadang sulit kembali..ingin peluk dirimu selalu.
ermasandico wrote on Dec 6, '10
Ass Ya Allah.ya Al Hanan Allah Yg Merindukan.
20. Al-Syâfî, (dibaca 33x) - الشَّافِى
“Yang Maha Menyembuhkan,”

- Al-Kâfi - (dibaca 33x) الكَافِى
“Yang Maha Mencukupkan/Maha Mencegah.”

- Al–Syadîd – (dibaca 33x) الشَّدِيْد
“Yang Maha Keras.”

- Al-Hanân, dibaca 33x)الحَنَانُ
“Yang Maha Merindukan.”

- Al-Manân, (dibaca 33x)المَنَانُ -
Yang Maha Memberi Anugerah

- Al–Jamîl, (dibaca 33x) الجَمِيْلُ -
“Yang Maha Indah.”

- Al-Mutimmu , (dibaca 33x)المُتِمُّ -
“Yang Maha Menyempurnakan.”

21. Alhamdulillahil ladzî hadânâ lihâdzâ wa mâ kunnâ linahtadiya law lâ an hadânâ Allâh. (dibaca 3x)
الحَمَدُ لله الذِى هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِىَ لَوْ لاَ أَنْ هَدَانَا الله
“Sesungguhnya puji bagi Allah yang telah menuntun kami ke jalan ini, sedianya tiadalah kami mendapat tuntunan kalau bukan Allah yang menuntun kami.‘”
Ya Al Jamiil Yg Mh Indah yg tli ciptakan banyak keindahan. Salah satunya Kedamaian. Kerukunan. Eratnya persaudaraan Saling Mendoakan.
Saling Mendukung. Saling membantu. Ya Allah ya Al Mutimmu.
Dlm rangka mensyukuri kenikmatan dariMU. Memsuki TAHUN BARU ISLAM/HIJRIYAH.
Kabulkan permintaan doaku untuk SAUDARAKU INI. Kemudahan dlm menyelesaikan sgl urusan. Disejahterakan hidupnya. Dilimpahi rejeki yg cukup. Dikaruniai kesehatan ya As Syafi. Rukun dlm hidupnya. Amien. Slmt TAHUN BARU 1432 H. Mhn maaf lahir batin. Wass KH Ermas Andico Syamda alias Rd mas Haji Jaka Sundang & Ketum dan Kel Besar Forkab
ermasandico wrote on Nov 25, '10
KUMPULAN KATA-KATA BIJAK, KATA –KATA MUTIARA
DAN NASEHAT MAUPUN MOTIVASI
YANG DI POSTING DI FACEBOOK
TGL 25 NOP.2010
1. Takut dibiarkan akan menghalangi kita utk bertindak.
Tdk bertindak, artinya tidk ada sukses.
Takut adlh kondisi emosi negatif yg paling merusak.
Tentu sj takut bertindak dan takut menggapai hsl yg besar.
Sumber takut adlh kegagalan/kehilangan.
...Org yg dikuasai oleh rasa takut, dia tdk akan pernah mencoba.
Jk dia tdk pernah men-cb, mk dia tdk memiliki peluang sukses.
Bagaimana akan sukses jk tdk memiliki peluang.

2. Motivasi..
Masa depan dimiliki oleh para pengambil resiko, bukan pencari keamanan. Semakin Anda mencari keamanan, justru akan semakin sedikiti keamanan yang Anda miliki dan semakin mengejar peluang, semakin banyak keamanan yang akan Anda raih.
Yok kita buktikan kata2 ini utk mencari peluang dan sgr bertindak.

3. Sbh filosofi hdp: menulis diatas pasir itu mudah. Tinggal ambil ranting kemudian buatlah sebuah tulisan. Kita bisa menulis sesuatu yg indah. Bahkan bukan hanya tulisan, istana pasir pun bisa dibuat dgn mudah.Tahukah Anda, ada sesuatu dibalik kemudahan itu. Menulis diatas pasir memang mdh,tpmudah jg terhapus. Sapuan ombak...

4. Sahabatku yg mulia..
“Tidak henti-2nya ujian menimpa kda org mukmin laki-2 maupun wanita, baik mengenai dirinya maupun sanak keluarganya atau harta kekayaannya, hingga pd waktu menghadap Allah tidak ada lg yg tinggal dari dosa-2nya.” (HR Ahmad, Tirmidzi).
Ma'fum mukallafanya..adlh hanya kpd org2 yg mampu dan bisa diberik...

5. Pendapat

Org tua kita mengatakan, jk ingin sukses kita hrs mau krj keras. Tapi, banyak pr pelatih sukses yg mengatakan kita hrs krj cerdas.
Apa perbedaan kedua istilah tsb dan mana yg benar?
Apa yg dikatakan org tua, belum tentu kuno.
Justru ada kebijakan dibalik itu.
Begitu jg, kita jgn dulu menolak konsep baru, krn teknologi dan informasi mengalami kemajuan terus.
Apakah kerja cerdas itu hanya hiperbola?

6. Nasehat

Meraih sukses dgn senyum? Jk suka tersenyum di hdpan sdr kita, mk artinya kita rajin shadaqah.
Allah akan balas shadaqah dgn kebaikan yg lbh bnyk? Bukankan ini sbh kesuksesan?

7. Sungguh aneh, saya banyak melihat org yg sdh merasa tahu segalanya. Tidak mau mendengar orang lain, tidak mau mencoba yang baru, tidak terbuka dengan pikiran atau gagasan baru. Orang seperti ini merasa apa yang ada dalam pikiran sudah lengkap dan tidak perlu ditambah. Saat diberitahu oleh seseorang dia akan membantahnya dan mengatakan “Ah, itu kan cuma.” Apakah Anda seperti itu? Bagaimana dgn milyuner Donald Trump?

8. Nasehat
Cara menghilangkan rasa malas adalah sbh tantangan sendiri. Bagaimana tdk,aku bisa berikan segudang tips agar semangat terus, tadak malas. Namun, jaka Anda malas melakukan tip-2 yg disampaikan, mk semuanya akan percuma dan Anda akan ttp malas. ? Ku tulis ilmu sukses, audio/video sukses, bahkan seminar/ pelatihan,tp jk anda malas tetap percuma.

9. Pendapat

Org tua kita mengatakan, jk ingin sukses kita hrs mau krj keras. Tapi, banyak pr pelatih sukses yg mengatakan kita hrs krj cerdas.
Apa perbedaan kedua istilah tsb dan mana yg benar?

Apa yg dikatakan org tua, belum tentu kuno.
Justru ada kebijakan dibalik itu.
Begitu jg, kita jgn dulu menolak konsep baru, krn teknologi dan informasi mengalami kemajuan terus.
Apakah kerja cerdas itu hanya hiperbola?

10. Nasehat

Meraih sukses dgn senyum? Jk suka tersenyum di hdpan sdr kita, mk artinya kita rajin shadaqah.
Allah akan balas shadaqah dgn kebaikan yg lbh bnyk? Bukankan ini sbh kesuksesan?

...Yg kedua, jk banyak shadaqah artinya kita bnyk ibadah. Allah tentu akan sayang pd org yg rajin ibadah.Jk Allah sayang, do’a kita akan dikabulkan dan menolong/ akan membantu kita. Siapa yg bs menghalangi sukses jk Allah bantu kita

Sungguh aneh, saya banyak melihat org yg sdh merasa tahu segalanya. Tidak mau mendengar orang lain, tidak mau mencoba yang baru, tidak terbuka dengan pikiran atau gagasan baru. Orang seperti ini merasa apa yang ada dalam pikiran sudah lengkap dan tidak perlu ditambah. Saat diberitahu oleh seseorang dia akan membantahnya...
ermasandico wrote on Nov 24, '10
KUMPULAN SEMBOYAN YANG AKU POSTING HARI INI
di FACEBOOK
Dibuat oleh “Ermas Andico Syamda”
SEMOGA BERGUNA BAGI YANG MEMERLUKANNYA

1.Semboyan.
Ada dua macam manusia di dunia ini : mereka yang mencari alasan dan mereka yang mencari keberhasilan.

Orang yang mencari alasan selalu mencari alasan mengapa pekerjaannya tidak selesai, dan orang yang mencari keberhasilan selalu mencari alasan mengapa pekerjaannya dapat terselesaikannya dengan baik bahkan sukses

2.Semboyan.
Lebih baik menjaga mulut tetap tertutup dan membiarkan orang lain menganggap bodoh, daripada membuka mulut dan menegaskan semua anggapan mereka.

Kepuasan terletak pada usaha, bukan pada hasil. Berusaha dengan keras adalah kemenangan yang hakiki.

3. Semboyan.

Org-2 yg melontarkan kritik bagi kita pada hakekatnya adlh pengawal jiwa kita, yang bekerja tanpa bayaran .

Sukses berjalan dari satu kegagalan ke kegagalan yang lain, tapi kita kehilangan semangat .

4. Semboyan.
Sahabat adlh kebutuhan jiwamu yg terpenuhi. Dialah ladang hati kdang melebihi sdr sendiri, yg dgn kasih di taburi dan di pungut buahnya penuh rasa terima kasih.

Kita menghampirinya di kala hati gersang kelaparan, dan mencarinya di kala jiwa membutuhkan kedamaian. Janganlah ada tujuan lain dari persahabatan ke...
5. Semboyan.
Seharusnya kita jangan pernah berpisah tanpa ungkapan kasih sayang untuk dikenang. Mungkin saja perpisahan itu ternyata untuk selamanya.

Maut bukanlah kehilangan terbesar dalam hidup. Kehilangan terbesar adalah apa yang mati dalam sanubari sementara kita masih hidup(mati rasa,appriori).
6. Semboyan.
Kegagalan adalah satu-2nya kesempatan utk memulai lagi dgn lbh cerdik.

Apapun fakta yg ada di depan kita tdk lebih penting dr sikap kita dlm menghadapinya, karena itulah yg menentukan keberhasilan atau kegagalan kita.
Semboyan..
Perhatikan perbedaan antara apa yg terjadi jk se-org berkata, “Saya tlh gagal tiga kali”, dan apa yg terjadi bila ia berkata, “Saya org yg gagal”.

Saat berbicara mode, berenanglah mengikuti arus. Saat berbicara prinsip, tegarlah seperti batu karang.
7. Semboyan..
Perhatikan perbedaan antara apa yg terjadi jk se-org berkata, “Saya tlh gagal tiga kali”, dan apa yg terjadi bila ia berkata, “Saya org yg gagal”.

Saat berbicara mode, berenanglah mengikuti arus. Saat berbicara prinsip, tegarlah seperti batu karang.
8. Benarkah pd dasarnya emosi wanita dan pria ttg asmara, seksual, serta faktor kepuasan emosional berada pd arah dan jalur yg sama, tp bergerak dgn irama yg berbeda.
Cth: jika se-org pria tertarik pd wanita,maybe akan sangat terobsesi bahkan sampai susah tdr terbayang akan si dia, begitu pl jk se-org wanita tertarik pp s...

9. Syair ini kupersembahkan untukmu ibu yg ku panggil ama.
Ribuan kilo jalan yg kau tempuh
Lewati rintang utk aku anakmu
amaku sayang masih terus berjln walau tapak kaki mulai rapuh dan be-rdarah2.
Spt udara kasih yg engkau berikan.

10. Bersyukurlah jk kita tdk tahu sesuatu.Krn itu memberi kita kesempatan utk belajar.Bersyukurlah utk masa2 sulit .
Krn Di masa itulah kita tumbuh.
Bersyukurlah utk keterbatasan kita .
Krn itu memberi kita kesempatan utk berkembang .


11.
Sharusnya jangan lelah utk mencari ilmu krn segala sesuatu di dunia ini perlu ilmu, jika tak ada ilmu maka kita sama sj dgn org mati, tak akan bisa berbuat apa2.

Kuncinya hargai dan hormati org lain jika kita ingin dihormati dan dihargai org lain, serta hormati dan hargai diri sendiri terlebih dulu baru kita bisa mengha...
12. Jika gagal mendapatkan sesuatu, hanya satu hal yg harus di lakukan, coba lagi!!!!

Janganlah mencintai se-org krn paras/wajahnya, hartanya dan jabatannya, tp cintai krn kebaikan dan ketulusan hatinya krn diantara itu semua, hanya kebaikan dan ketulusan hatinya yang tetap abadi.
Jangan berusaha/mengerjakan sesuatu dgn sete...ngah hati, krn hasil yg kita dpt juga hanya setengahnya.

Setuju engga?

ngah hati, krn hasil yg kita dpt juga hanya setengahnya.

Setuju engga?
13. Jgn heran dan kaget dlm pergaulan jk ada sahabat yg di hdpan kita se-olah2 ia menolong kita dan ia ngaku kita bagiannya,sebenarnya ia pengiri dan dengki dgn apa2 yg kita miliki.

Nah tipe sahabat semacam ini gelisah kalau kita sukses, dan gembira kalau kita dpt masalah.
Inilah pendengki yg malang dlm hdpnya.

...Perlu dikasihani,atau hindari saja.
14. Jangan jd kan suatu kegagalan sebagai alasan utk takut mengalaminya kembali sehingga anda tak mau mencoba lagi , tp lihatlah kegagalan sbg kesuksesan mengetahui cr yg salah.
Apabila kita melihat suatu keindahan, bersyukurlah krn kita masih bisa menikmati keindahan yang belum tentu akan bisa lihat lagi.Termasuk kamu2 yg...


15. Ketika diri kita merasa telah dikhianati dan dikecewakan, berdoalah agar suatu saat kau tak akan mengkhianati dan mengecewakan, karena kamu juga telah merasakan betapa sakitnya dikhianati dan dikecewakan.

Cinta bukanlah satu-satunya alasan hidup namun tanpa cinta juga hidup akan terasa hambar dan membosankan.

Benar engga...

16. Kesuksesan selalu punya harga yg hrs dibayar. Org yg super sibuk sukes, mulai dr Boss Bill Gates, atau Boss CNN Ted Turner, atau Albert Enistein, atau siapapun itu, selalu punya "luka" yg jarang dpt diketahui org luar.
Org luar hanya melihat "enak"nya saja.

Semua org sukses terlihat enak, nyaman, kaya, baik, tanpa masal...ah. Itu tdk benar, org sukses selalu mempunyai masalah dlm hdpnya. Apapun bentuk masalahnya.Ok kalimat yang kedua, berilah komentarmu yg berarti buat semua orang. punya sahabat yg bisa menulis dan menghiburmu disini,bukan melecehkannya tp mendukungnya.
ermasandico wrote on Nov 15, '10
Khoriyatulj...@ Selamat menunauikan ibadah haji, semoga menjadi haji mabrur amin.
khoriyatulj wrote on Nov 7, '10
Sahabat…Lima hari sebelum purnama tiba,ku tunaikan panggilan Sang Khalik menuju istanaNya..Untuk itu ku titipkan sajak, puisi, prosa.. entah apa lagi yang ada pada rumah maya ini, manakala angin memporandakan halaman, bantulah menata, pun tumbuh ilalang liar cabutkanlah..dan tak lupa seikat doa ku pinta dari mu sahabat.....
Ijinkan aku undur diri dari jagad maya untuk sementara, bila Sang Pemilik Hati masih memberikan kesempatan untukku memperbaiki diri, mohon maaf atas segala khilaf dan sampaikan salam hangat buat keluarga.

Wassalam
Khori & Keluarga
ermasandico wrote on Sep 22, '10
Sahabatku semua…tulisan dan kata-kata ini sering kita dengar dan baca, sehingga perlu aku tuangan kembali…semoga berguna.

Tau kan..semua kita lahir dengan dua mata (keculai yang cacat) di depan wajah kita, kerana kita tidak boleh selalu melihat ke belakang. Tapi pandanglah semua itu ke depan, pandanglah masa depan kita, bahwa kita terus meningkatkan hari esok lebih baik dari hari ini dst.
Setuju kan kita dilahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita dapat mendengarkan semuanya dari dua buah sisi. Untuk berupaya mengumpulkan pujian dan kritikan dan memilih mana yang benar dan mana yang salah.Dan opujian itu sesungguhnya adalah juga ujian.
Benar kan lahir dengan otak di dalam tengkorak kepala kita. Sehingga tidak peduli semiskin mana pun kita, kita tetap kaya. Kerana tidak akan ada seorang pun yang dapat mencuri otak kita, fikiran kita dan ide kita. Dan apa yang anda fikirkan dalam otak anda jauh lebih berharga daripada emas dan perhiasan.
Benar kan kjita lahir dengan 2 mata dan 2 telinga, tapi kita hanya diberi 1 buah mulut. Kerana mulut adalah senjata yang sangat tajam, mulut bisa menyakiti, bisa membunuh, bisa menggoda, dan banyak hal lainnya yang tidak menyenangkan. Sehingga ingatlah bicara sesedikit mungkin tapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya.
Kita lahir hanya dengan 1 hati jauh di dalam diri kita. Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta diharapkan berasal dari hati kita yang paling dalam. Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai dia.
Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemui cinta yang jauh lebih indah.
Cintai Kehidupan
Cintailah kehidupan sungguh-sungguh, dan kehidupan akan mencintai anda sungguh-sungguh. Cintailah orang lain sungguh, dan mereka akan mencintai anda sungguh-sungguh.

Pesan Kata Mutiara Cinta Untuk Wanita
Carilah seorang pria yang memanggil mu cantik, bukan hot / sexy
Yang menelepon kembali ketika kamu menutup telpon
Yang mau tiduran di bawah bintang dan mendengar detak jantungmu
Atau mau tetap terbangun untuk melihatmu tidur
Tunggulah seorang laki-laki yang mencium dahimu
Yang mau memamerkan dirimu pada dunia ketika kamu sedang keringetan
Yang menggenggam tanganmu di depan teman-temannya
Yang menganggap kamu tetap cantik tanpa riasan
Seseorang yang selalu mengingatkan kamu, betapa besar kepeduliannya padamu
dan betapa beruntungnya dia memilikimu
Seseorang yang berkata pada temannya: dialah orangnya…
He he...tulisan ini suah banyak rupanya di blog-log...
khoriyatulj wrote on Sep 16, '10
Setitik kasih membuat kita sayang..
Seucap kata membuat kita percaya..
Sekecil luka membuat kita kecewa..
Tetapi persahabatan akan selamanya bermakna
"Tapqoballohu minna waminkum, mohon maaf lahir lahir bathin"
orangjava wrote on Sep 14, '10
Terimakasih dan sama2...maaf lahir dan bathin salam dari Berlin...
ermasandico wrote on Sep 13, '10
Bagaimana Mencapai Kebahagiaan
Dengan Mengetahui Masalahnya.
Kutipan buku buya Hamka …
Dan Bagaimana Komentar Anda

Dalam bukunya, Tasauf Modern, Prof. Hamka pernah menyalin sebuah artikel karya Al-Anisah Mai berjudul ”Kun Sa’idan”. Artikel itu diindonesiakan dengan judul:
”Senangkanlah hatimu!”
Dalam kondisi apa pun, pesan artikel tersebut, maka ”senangkanlah hatimu!” Jangan pernah bersedih. Dalam kondisi apa pun.
”Kalau engkau kaya, senangkanlah hatimu! Karena di hadapanmu terbentang kesempatan untuk mengerjakan yang sulit-sulit….”
”Dan jika engkau fakir miskin, senangkan pulalah hatimu! Karena engkau telah terlepas dari suatu penyakit jiwa, penyakit kesombongan yang selalu menimpa orang kaya. Senangkanlah hatimu karena tak ada orang yang akan hasad dan dengki kepada engkau lagi, lantaran kemiskinanmu…”
”Kalau engkau dilupakan orang, kurang masyhur, senangkan pulalah hatimu!
Karena lidah tidak banyak yang mencelamu, mulut tak banyak mencacatmu…”
”Kalau tanah airmu dijajah atau dirimu diperbudak, senangkanlah hatimu! Sebab penjajahan dan perbudakan membuka jalan bagi bangsa yang terjajah atau diri yang diperbudak kepada perjuangan melepaskan diri dari belenggu.”
Hal-hal yang menyebabkan kita tak bahagia
Menurut orang/mereka yang bagia hidupnya mengataka ialah “ Sebenarnya mencapai hidup yang bahagia sebenarnya tidak sulit. Karena sesungguhnya “Kebahagiaan” sebenarnya bersumber di dalam diri kita, bukan di luar sana. Untuk mencapai kebahagiaan, kita cuma perlu menyelami diri kita sendiri. Menelusuri hati dan paradigma kita sendiri.
Ada lima hal yang sering menyebabkan kita tak bahagia; merupakan nasehat untuk kita semua..ialah;

1. Pertama Merasa Kurang Selalu Dan Tak pandai Bersyukur , adanya keyakinan bahwa anda tidak akan bahagia tanpa memiliki hal-hal yang Anda pandang bernilai. Anda sudah memiliki pekerjaan tetap dan tingkat kehidupan yang lumayan, tapi Anda masih merasa kurang. Anda merasa akan berbahagia bila memiliki uang lebih banyak, rumah lebih besar, mobil lebih bagus, dan sebagainya. Pikiran Anda dipenuhi oleh benda-benda yang Anda kira dapat membahagiakan Anda. Padahal, Anda tidak bahagia karena lebih memusatkan perhatian pada segala sesuatu yang tidak Anda miliki, dan bukannya pada apa yang Anda miliki sekarang.

2. Kedua, Tak Mau Mengubah ..Anda percaya bahwa kebahagiaan akan datang bila Anda berhasil mengubah situasi dan orang-orang di sekitar Anda. Anda tak bahagia karena pasangan, anak, tetangga, dan atasan Anda tidak memperlakukan Anda dengan baik. Kepercayaan ini salah. Anda perlu menyadari bahwa amat sulit mengubah orang lain. Bukannya berarti Anda harus menyerah, silakan terus berusaha mengubah orang lain. Namun, jangan tempatkan kebahagiaan Anda di sana. Jangan biarkan lingkungan dan orang-orang di sekitar Anda membuat Anda tak bahagia. Kalau Anda tak dapat mengubah mereka, yang perlu Anda ubah adalah diri Anda sendiri, paradigma Anda.

3. Ketiga Tidak Yakin Bahagia/gelisah/takut, keyakinan bahwa Anda akan bahagia kalau semua keinginan Anda terpenuhi. Padahal, keinginan itulah yang membuat kita tegang, frustrasi, cemas, gelisah dan takut. Terpenuhinya keinginan Anda paling-paling hanya membawa kesenangan dan kegembiraan sesaat. Itu tak sama dengan kebahagiaan.

4. Keempat Suka Membandingkan , Anda tak bahagia karena cenderung membanding-bandingkan diri Anda dengan orang lain. Saya pernah bertemu eksekutif yang berkali-kali pindah kerja hanya karena kawan akrabnya semasa kuliah dulu memperoleh penghasilan lebih besar dari dirinya. Karena itu, setiap ada tawaran kerja, yang dilihat adalah apakah ia dapat mengungguli atau paling tidak menyamai penghasilan kawannya. Ia bahkan tak peduli bila harus berganti karier dan pindah ke bidang lain.

Sampai suatu saat ia menyadari bahwa tak ada gunanya "mengejar" sahabat karibnya. Sejak itulah ia mencari pekerjaan yang sesuai dengan bakat dan minatnya sendiri. Ia kini bahagia dengan pekerjaannya dan tak pernah ingin tahu lagi penghasilan sahabatnya.

5. Kelima Suka Menunggu, Anda percaya bahwa kebahagiaan ada di masa depan. Anda terlalu terobsesi pepatah "bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian". Kapan Anda bahagia? "Nanti, kalau sudah jadi manajer," kata Anda.Persoalannya, saat menjadi manajer, Anda tambah sibuk, waktu Anda tambah sempit.

"Saya akan bahagia nanti, kalau sudah menjadi direktur atau dirjen, gubernur, menteri, presiden." Nah, daftar tunggu ini masih dapat terus diperpanjang. Namun, Anda tak juga bahagia. Kalau demikian yang terjadi adalah, "bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang entah kapan." Kebahagiaan telah Anda letakkan di tempat yang jauh. Padahal, sebenarnya kebahagiaan berada sangat dekat dan dapat Anda nikmati di sini, sekarang juga!

Apa yang terjadi pada kita mungkin serupa dengan pengalaman dua ekor ikan berikut. Ikan yang muda bertanya kepada ikan yang lebih senior. "Anda lebih berpengalaman dari saya. Di manakah saya dapat menemukan samudra kebahagiaan? Saya sudah mencarinya ke mana-mana, tetapi sia-sia saja!" "Samudra adalah tempat engkau berenang sekarang," ujar ikan senior. "Hah? Ini hanya air! Yang kucari adalah samudra," sangkal ikan yang muda. Dengan perasaan sangat kecewa ia pergi mencarinya di tempat lain.

Hal itu juga dapat terjadi pada Anda. Padahal, kebahagiaan itu tak perlu Anda cari.Anda hanya perlu menumbuhkan kesadaran dan menikmati apapun yang sedang Anda lakukan. Dengan demikian, Anda akan menemukan kebahagiaan itu sekarang. Saat ini juga!
Sebagian orang mengejar kebahagiaan pada diri wanita cantik. Dia menyangka setelah mengawini seorang wanita cantik, maka dia akan bahagia. Tapi, tak lama kemudian, bahtera rumah tangganya kandas. Di depan sorot kamera, tampak mempelai begitu bahagia, bersanding wanita cantik. Namun, kecantikan sering menjadi fitnah dan kemudian membawa bencana. Pujian yang bertabur dari umat manusia tak membuatnya bahagia…hayo bener kan..masaalllah.
Ada yang mengejar kebahagiaan pada tahta, pada kekuasaan. Beragam cara dia lakukan untuk merebut kekuasaan. Sebab, kekuasaan memang sebuah kenikmatan dalam kehidupan. Dengan kekuasaan seseorang dapat berbuat banyak. Tapi, betapa banyak manusia yang justru hidup merana dalam kegemilangan kekuasaan. Dia sama sekali tidak merasakan kebahagiaan, setelah kuasa di tangan. Sebelum memegang kuasa, senyuman sering menghiasai bibirnya. Namun, setelah kuasa di dalam genggaman, kesulitan dan keresahan justru menerpanya, tanpa henti.
Orang sakit menyangka, bahagia terletak pada kesehatan!
Orang miskin menyangka, bahagia terletak pada harta kekayaan!
Rakyat jelata menyangka kebahagiaan terletak pada kekuasaan!
Orang biasa menyangka bahagia terletak pada kepopuleran!
Dan sangkaan-sangkaan lain…

Tapi, sesungguhnya, kebahagiaan bukanlah terletak pada itu semua. Semua kenikmatan duniawi bisa menjadi tangga yang mengantar kepada kebahagiaan. Semuanya adalah sarana. Bukan bahagia itu sendiri. Lihatlah, betapa banyak pejabat yang hidupnya dibelit dengan penderitaan. Lihat pula, betapa banyak artis terkenal yang hidupnya jauh dari kebahagiaan dan berujung kepada narkoba dan obat penenang!
Haya apa komentar nya tentangf uraian diatas..
ermasandico wrote on Sep 13, '10
Ber halal bihalal bagi Ummat Islam mengandung makna tersendiri.
Saudaraku…ass..wr..wb..diambil dari beberapa sumber.
Tidak terasa satu bulan penuh kita telah menjalankan ibadah puasa Ramadhan, satu bulan kita telah berhasil menahan lapar dan dahaga dari terbitnya fajar hingga terbenam matahari. Di saat bulan penuh berkah, rahmat dan ampunan itu telah pergi, hari ini kita dipertemukan dalam momen kegembiraan, yaitu hari raya idul fitri. Kalau kita artikan secara tekstual, bermakna "hari berbuka" atau "hari kembali kepada fitrah", fase kehidupan manusia yang dianggap suci, bersih dan terbebas dari segala dosa.

Idul Fitri memiliki arti kembali kepada kesucian, atau kembali ke asal kejadian. Idul Fitri diambil dari bahasa Arab, yaitu fithrah, berarti suci. Kelahiran seorang manusia, dalam kaca Islam, tidak dibebani dosa apapun. Kelahiran seorang anak, masih dalam pandangan Islam, diibaratkan secarik kertas putih. Kelak, orang tuanya lah yang akan mengarahkan kertas putih itu membentuk dirinya. Dan dalam kenyataannya, perjalanan hidup manusia senantiasa tidak bisa luput dari dosa. Karena itu, perlu upaya mengembalikan kembali pada kondisi sebagaimana asalnya. Itulah makna Idul Fitri.
Idul Fitri memiliki arti kembali kepada kesucian, atau kembali ke asal kejadian. Idul Fitri diambil dari bahasa Arab, yaitu fithrah, berarti suci. Kelahiran seorang manusia, dalam kaca Islam, tidak dibebani dosa apapun. Kelahiran seorang anak, masih dalam pandangan Islam, diibaratkan secarik kertas putih. Kelak, orang tuanya lah yang akan mengarahkan kertas putih itu membentuk dirinya.
Dan dalam kenyataannya, perjalanan hidup manusia senantiasa tidak bisa luput dari dosa. Karena itu, perlu upaya mengembalikan kembali pada kondisi sebagaimana asalnya. Itulah makna Idul Fitri. Dosa yang paling sering dilakukan manusia adalah kesalahan terhadap sesamanya. Seorang manusia dapat memiliki rasa permusuhan, pertikaian, dan saling menyakiti. Idul Fitri merupakan momen penting untuk saling memaafkan, baik secara individu maupun kelompok.
Kearifan para ulama di Sumatera dan Jawa mampu memadukan kedua budaya tersebut demi kerukunan dan kesejahteraan masyarakat. Akhirnya tradisi Lebaran itu meluas ke seluruh wilayah Indonesia, dan melibatkan penduduk dari berbagai pemeluk agama. Untuk mengetahui akulturasi kedua budaya tersebut, kita cermati dulu profil budaya Islam secara global. Di negara-negara Islam di Timur Tengah dan Asia (selain Indonesia), sehabis umat Islam melaksanakan salat Idul Fitri tidak ada tradisi berjabatan tangan secara massal untuk saling memaafkan. Yang ada hanyalah beberapa orang secara sporadis berjabatan tangan sebagai tanda keakraban.Dan kita saksikan di kantor resmi pemerintah dan Swasta tradisi ini terus ada sampai saat ini.
Sesuai tuntunan ajaran Islam, saling memaafkan itu tidak ditetapkan waktunya setelah umat Islam menyelesaikan ibadah puasa Ramadan, melainkan kapan saja setelah seseorang merasa berbuat salah kepada orang lain, maka dia harus segera minta maaf kepada orang tersebut. Bahkan Allah SWT lebih menghargai seseorang yang memberi maaf kepada orang lain (Alquran Surat Ali Imran ayat 134).
Menurut Budaya sungkem
Nah khusus budaya Jawa, seseorang “sungkem” kepada orang yang lebih tua adalah suatu perbuatan yang terpuji. Sungkem bukannya simbol kerendahan derajat, melainkan justru menunjukkan perilaku utama. Tujuan sungkem, pertama, adalah sebagai lambang penghormatan, dan kedua, sebagai permohonan maaf, atau “nyuwun ngapura”. Istilah “ngapura” tampaknya berasal dari bahasa Arab “ghafura”.
Para ulama baik di dari Sumtera dan Jawa tampaknya ingin benar mewujudkan tujuan puasa Ramadan. Selain untuk meningkatkan iman dan takwa, juga mengharapkan agar dosa-dosanya di waktu yang lampau diampuni oleh Allah SWT. Seseorang yang merasa berdosa kepada Allah SWT bisa langsung mohon pengampunan kepada-Nya. Tetapi, apakah semua dosanya bisa terhapus jika dia masih bersalah kepada orangorang lain yang dia belum minta maaf kepada mereka?
Nah, di sinilah para ulama mempunyai ide, bahwa di hari Lebaran itu antara seorang dengan yang lain perlu saling memaafkan kesalahan masingmasing, yang kemudian dilaksanakan secara kolektif dalam bentuk halal bihalal. Jadi, disebut hari Lebaran, karena puasa telah lebar (selesai), dan dosa-dosanya telah lebur (terhapus).
Dari uraian di muka dapat dimengerti, bahwa tradisi Lebaran berikut halal bihalal merupakan perpaduan antara unsur budaya Jawa dan budaya Islam.
Sejarah halal bihalal

Sejarah asal mula halal bihalal ada beberapa versi. Menurut sebuah sumber yang dekat dengan Keraton Surakarta, bahwa tradisi halal bihalal mula-mula dirintis oleh KGPAA Mangkunegara I, yang terkenal dengan sebutan Pangeran Sambernyawa. Dalam rangka menghemat waktu, tenaga, pikiran, dan biaya, maka setelah salat Idul Fitri diadakan pertemuan antara Raja dengan para punggawa dan prajurit secara serentak di balai istana. Semua punggawa dan prajurit dengan tertib melakukan sungkem kepada raja dan permaisuri.
Apa yang dilakukan oleh Pangeran Sambernyawa itu kemudian ditiru oleh organisasi-organisasi Islam, dengan istilah halal bihalal. Kemudian instansi-instansi pemerintah/swasta juga mengadakan halal bihalal, yang pesertanya meliputi warga masyarakat dari berbagai pemeluk agama.
Sampai pada tahap ini halal bihalal telah berfungsi sebagai media pertemuan dari segenap warga masyarakat. Dan dengan adanya acara saling memaafkan, maka hubungan antarmasyarakat menjadi lebih akrab dan penuh kekeluargaan.
Karena halal bihalal mempunyai efek yang positif bagi kerukunan dan keakraban warga masyarakat, maka tradisi halal bihalal perlu dilestarikan dan dikembangkan. Lebih-lebih pada akhir-akhir ini di negeri kita sering terjadi konflik sosial yang disebabkan karena pertentangan kepentingan.
Makna Idul Fitri
Saudaraku..ada tiga pengertian tentang Idul Fitri. Di kalangan ulama ada yang mengartikan Idul Fitri dengan kembali kepada kesucian. Artinya setelah selama bulan Ramadan umat Islam melatih diri menyucikan jasmani dan rohaninya, dan dengan harapan pula dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT, Maka memasuki hari Lebaran mereka telah menjadi suci lahir dan batin.
Ada yang mengartikan Idul Fitri dengan kembali kepada fitrah, atau naluri religius. Hal ini sesuai dengan Alquran Surat Al-Baqarah ayat 183, bahwa tujuan puasa adalah agar orang yang melakukannya menjadi orang yang takwa atau meningkat kualitas religiusitasnya.
Ada pula yang mengartikan Idul Fitri dengan kembali kepada keadaan di mana umat Islam diperbolehkan lagi makan dan minum siang hari seperti biasa. Di kalangan ahli bahasa Arab, pengertian ketiga itu dianggap yang paling tepat.
Sehingga ketiga makna tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam memasuki Idul Fitri umat Islam diharapkan mencapai kesucian lahir batin dan meningkat kualitas religiusitasnya. Salah satu ciri manusia religius adalah memiliki kepedulian terhadap nasib kaum yang sengsara. Dalam Surat Al-Ma’un ayat 1 -3 disebutkan, adalah dusta belaka kalau ada orang mengaku beragama tetapi tidak mempedulikan nasib anak yatim. Penyebutan anak yatim dalam ayat ini merupakan representasi dari kaum yang sengsara.
Oleh karena itu dapat kita pahami, bahwa umat Islam yang mampu wajib memberikan zakat fitrah kepada kaum fakir miskin, dan pemberian zakat tersebut paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri. Aturan ini dimaksudkan, agar pada waktu umat Islam yang mampu bergembira ria merayakan Idul Fitri jangan ada orang-orang miskin yang sedih, atau sampai menangis, karena tidak ada yang dimakan.
Agama Islam sangat menekankan harmonisasi hubungan antara si kaya dan si miskin. Orang-orang kaya diwajibkan mengeluarkan zakat mal (harta), untuk dibagikan kepada delapan asnaf (kelompok), di antaranya adalah kaum fakir miskin.
Sebagai tambahan.. Budaya saling memaafkan ini lebih populer disebut halal-bihalal. Fenomena ini adalah fenomena yang terjadi di Tanah Air, dan telah menjadi tradisi di negara-negara rumpun Melayu. Ini adalah refleksi ajaran Islam yang menekankan sikap persaudaraan, persatuan, dan saling memberi kasih sayang.
Dalam pengertian yang lebih luas, halal-bihalal adalah acara maaf-memaafkan pada hari Lebaran. Keberadaan Lebaran adalah suatu pesta kemenangan umat Islam yang selama bulan Ramadhan telah berhasil melawan berbagai nafsu hewani. Dalam konteks sempit, pesta kemenangan Lebaran ini diperuntukkan bagi umat Islam yang telah berpuasa, dan mereka yang dengan dilandasi iman.
Menurut Dr. Quraish Shihab, halal-bihalal merupakan kata majemuk dari dua kata bahasa Arab halala yang diapit dengan satu kata penghubung ba (dibaca: bi) (Shihab, 1992: 317). Meskipun kata ini berasal dari bahasa Arab, sejauh yang saya ketahui, masyarakat Arab sendiri tidak akan memahami arti halal-bihalal yang merupakan hasil kreativitas bangsa Melayu. Halal-bihalal, tidak lain, adalah hasil pribumisasi ajaran Islam di tengah masyarakat Asia Tenggara. Halal-bihalal merupakan tradisi khas dan unik bangsa ini.
Kata halal memiliki dua makna. Pertama, memiliki arti 'diperkenankan'. Dalam pengertian pertama ini, kata halal adalah lawan dari kata haram. Kedua, berarti ‘baik’. Dalam pengertian kedua, kata ‘halal’ terkait dengan status kelayakan sebuah makanan. Dalam pengertian terakhir selalu dikaitkan dengan kata thayyib (baik). Akan tetapi, tidak semua yang halal selalu berarti baik. Ambil contoh, misalnya talak (Arab: Thalaq; arti: cerai), seperti ditegaskan Rasulullah SAW: Talak adalah halal, namun sangat dibenci (berarti tidak baik). Jadi, dalam hal ini, ukuran halal yang patut dijadikan pedoman, selain makna ‘diperkenankan’, adalah yang baik dan yang menyenangkan. Sebagai sebuah tradisi khas masyarakat Melayu, apakah halal-bihalal memiliki landasan teologis? Dalam Al Qur’an, (Ali 'Imron: 134-135) diperintahkan, bagi seorang Muslim yang bertakwa bila melakukan kesalahan, paling tidak harus menyadari perbuatannya lalu memohon ampun atas kesalahannya dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi, mampu menahan amarah dan memaafkan dan berbuat kebajikan terhadap orang lain.
Dari ayat ini, selain berisi ajakan untuk saling maaf-memaafkan, halal-bihalal juga dapat diartikan sebagai hubungan antar manusia untuk saling berinteraksi melalui aktivitas yang tidak dilarang serta mengandung sesuatu yang baik dan menyenangkan. Atau bisa dikatakan, bahwa setiap orang dituntut untuk tidak melakukan sesuatu apa pun kecuali yang baik dan menyenangkan. Lebih luas lagi, berhalal-bihalal, semestinya tidak semata-mata dengan memaafkan yang biasanya hanya melalui lisan atau kartu ucapan selamat, tetapi harus diikuti perbuatan yang baik dan menyenangkan bagi orang lain.

Semoga uraian di muka dapat disimpulkan, bahwa Idul Fitri merupakan puncak dari suatu metode pendidikan mental yang berlangsung selama satu bulan untuk mewujudkan profil manusia yang suci lahir batin, memiliki kualitas keberagamaan yang tinggi, dan memelihara hubungan sosial yang harmonis. Nah semoga tulisan ini membantu keterangan dari verbagai sumber saya tulisa disini, semoga berguna.
ermasandico wrote on Sep 12, '10
Kiat-kita hidup bahagia..menurut beberapa motivator, beberapa literatur dan serta beberapa pengalama hidup orang yang berbahagia…ternyata bukan ditentukan oleh hasil akhir yang diperoleh dan tidak pula besarnya kekayaan yang dimiliki serta tidaklah pula bersadarkan nikmat berparas cantik/cakep/ganteng. Bukan pula karena seseorang telah menduduki sesuatu kedudukan yang terhormat.
Berikut ada beberapa tips, agar kita senantiasa hidup berbahagia dan menikmati hidup dengan selalau bergairah.
1. Melakukan profesi /pekerjaan yang disukai, jika ada kendala dalam pelaksanaannya, maka cobalah melakukan apa yang menjadi hobinya pada waktu senggang atau pada
saat sibuk .
2. Menjaga kesehatan adalah kunci kebahagian itu sendiri, bentuknya, misalnya,dengan
menjaga keseimbangan pola makan, berolah raga dan menjauhi kebiasaan yang
membahayakan.
3. Harus memiliki tujuan dalam hidup, karena itu yang akan membuatnya bersemangat.
4. Menerima kehidupan apa adanya dan merasakan manis getirnya hidup.
5. Menghadapi kehidupan hari ini, tidak menyesali yang telah lalu, dan tidak bersikap
gelisah akan hari esok yang akan datang.
6. Hendaknya selalu berfikir dalam bekerja dan mengambil keputusan. tidak menyalahkan
orang lain ketika keputusannya salah.
7. Hendaknya jangan melihat orang yang lebih rendah darinya dalam keberuntungan.
8. Selalu Tersenyum dengan wajah berseri dan selalu berteman dengan mereka yang
optimis.
9. Hendaknya suka membantu orang lain bahagia agar ia mendapat curahan kebahagiaan.
10. Mengambil kesempatan-kesempatan berharga dan menjadikannya sebagai terminal
kebahagiaan.
11. Suka memuji orang lain dan seharusnya kita senantiasa. Dan alangkah indah/bahagianya hidup ini bila kita bisa menyenangkan dan berguna buat orang lain.
Kebhagiaan/keindahan hidup bisa kita raih, jika kita menjadi orangg yangg selalu memuji orang lain, sept I kalau berdzikir dan berdo'a memuji dahulu Tuhan Yg Maha Penyayang baru meminta sesuatu kemuliaanNya.
Nah hambatan kita untuk meraih kebahgiaan/keindahan sering gagal karena kita cendrung egois memenangkan/memetingkan dir I sendiri.
12. Meminta kebahagian dengan senantiasa ber-do’a kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, bahwa mungkin merasa tidak berbahagia dalam hidupnya, sehinggga perlu mengundang pertolongan Yang Maha Berkuasa dan Maha Penyayang.
13. Membuat orang lain dapat selalau tersenyum atas pengakuan dan pujian kita sendiri setiap perbuatan, prestasi, perlakuan seseorang kepada kita.
14. Kita tidak memiliki sikap dengki, iri hati, pecemburu, pemalas, tidak percaya diri dan lain-lain.
15. Rasa bersyukur atas apa-apa yang ada saat ini, tidak menuntut lebih.Dan sering-sering merenungkan arti hidup hari ini dan esok.
ermasandico wrote on Sep 10, '10
Idul Fitri menyambung silaturrahim
MEMERPANJANG UMUR
menambah rezeki…

Hadist Rsululullah.. Barangsiapa bertaqwa kepada Tuhannya dan menyambung silaturrahim, niscaya dipanjangkan umurnya, dibanyakkan rizkinya dan dicintai oleh keluarganya.

“Barang siapa senang silaturrahim untuk dipanjangkan umurnya dan diluaskan rizkinya serta dihindarkan dari kematian yang buruk maka hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dan menyambung silaturrahim”.
Sdr dan sahatku semua…
Idul Fitri memiliki arti kembali kepada kesucian, atau kembali ke asal kejadian. Idul Fitri diambil dari bahasa Arab, yaitu fithrah, berarti suci. Kelahiran seorang manusia, dalam kaca Islam, tidak dibebani dosa apapun. Kelahiran seorang anak, masih dalam pandangan Islam, diibaratkan secarik kertas putih. Kelak, orang tuanya lah yang akan mengarahkan kertas putih itu membentuk dirinya. Dan dalam kenyataannya, perjalanan hidup manusia senantiasa tidak bisa luput dari dosa. Karena itu, perlu upaya mengembalikan kembali pada kondisi sebagaimana asalnya. Itulah makna Idul Fitri. Semoga kita termasuk didalamnya amin.
Idul Fitri memiliki arti kembali kepada kesucian, atau kembali ke asal kejadian. Idul Fitri diambil dari bahasa Arab, yaitu fithrah, berarti suci. Kelahiran seorang manusia, dalam kaca Islam, tidak dibebani dosa apapun. Kelahiran seorang anak, masih dalam pandangan Islam, diibaratkan secarik kertas putih. Kelak, orang tuanya lah yang akan mengarahkan kertas putih itu membentuk dirinya.
Kembali suci, merupakan inti pentingnya lebaran bagi teman-teman kita muslim. Bahwa itu patut dirayakan karena diperlukan usaha dan tekad yang keras, serta disiplin selama satu bulan penuh dengan melakukan puasa. Jika berhasil bahkan banyak yang menyebutkannya sebagai suatu ‘kemenangan’, yaitu menang melawan hawa nafsu.
“Artinya : Sesungguhnya keta’atan yang paling disegerakan pahalanya adalah silaturrahim. Bahkan hingga suatu keluarga yang ahli maksiat pun, harta mereka bisa berkembang dan jumlah mereka bertambah banyak jika mereka saling bersilaturrahim. Dan tidaklah ada suatu keluarga yang saling bersilaturrahim kemudian mereka membutuhkan (kekurangan)“.
[Makna ‘ar-rahim’ adalah para kerabat dekat. Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata : “Ar-rahim secara umum adalah dimaksudkan untuk para kerabat dekat. Antar mereka terdapat garis nasab (keturunan), baik berhak mewarisi atau tidak, dan sebagai mahram atau tidak”.
“Artinya : Barangsiapa bertaqwa kepada Tuhannya dan menyambung silaturrahim, niscaya dipanjangkan umurnya, dibanyakkan rizkinya dan dicintai oleh keluarganya” [Al-Adabul Mufrad, Bab Man Washala Rahimahu Ahbbahu Allah, no. 59, hal. 37]
“Artinya : Sesungguhnya keta’atan yang paling disegerakan pahalanya adalah silaturrahim. Bahkan hingga suatu keluarga yang ahli maksiat pun, harta mereka bisa berkembang dan jumlah mereka bertambah banyak jika mereka saling bersilaturrahim. Dan tidaklah ada suatu keluarga yang saling bersilaturrahim kemudian mereka membutuhkan (kekurangan)“.
“Artinya :Barangsiapa senang untuk dipanjangkan umurnya dan diluaskan rizkinya serta dihindarkan dari kematian yang buruk maka hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dan menyambung silaturrahim”
ermasandico wrote on Sep 8, '10
Puisi Hari Raya Lebaran
Ermas Andico
Beduk berdentang mulai hari ini
Menyongsiong Idul Fitri esok pagi
Tanpa mengira miskin kaya
Pangkat kedudukan sama saja
Sama-sama menyambut raya
Maaf-maafan dihari bahagia
Idulfitri hari kemenangan
Bagi yg senang hatinya tentram
Mengenali arti kesenangan bertuha
Bagi yang ber-iman hatinya tentram
Idul fitri hari kemuliaan
Menghapus kesalahan sesama insan
Ikat tali keakrapan dan menjadi teman
Peci dan sarung dibeli khusus untuk lebaran
Sambil makan dan minum chating sendirian
Ramadan disambut penuh sabar dari ujian
Idul Fitri disambut dengan meriah dsambil taqbiran
Ermas Andico Syamda sunggguh banyak kawan
Tentulah juga banyak salah dan dosanya dan alpanya
Makanya hamba minta Maaf disini sekalian
Di Idul dilfitri yang mulia wahai kawan-kawan yang mulia.
Hampun minta ampun pada Tuhan
Tinggal engkau aku semua tolong dimaafkan
Semoga engkau jadi catatan, samapai tua renta jadi catatan.
Selamat Hari Raya Maaf Lahir & Batin..semoga jadi kawan sejati sepanjang zaman.


ermasandico wrote on Sep 8, '10
DENGAN INGATAN TULUS IKHLAS

Ermas Andico Syamda
Kukirim sajak dan pusi kepada semua …sdr dan sahabatku

Engkau sudah tau kan semua tentang aku….

Mata ku kadang salah melihatmu....
Mulutku kadang salah berucap padamu...
Hatiku kadang salah menduga tentangmu.....

Oleh karena ulah dan salah ku pada mu …..

Ampuni dan maafkanlah aku …
Terkasar bahasa dalam bicara ku..
Tersilip goda bicara dan ber-kata-kataku..
Termarah yang tak pada tempatnya untukmu…
Tertanya tak tentu arah dan maknaku…
Terlanjur kutipan katal yang tak sengaja dariku…
Terpukul kata-kata dan makna yang tak suka untukmu…
Terpekik kuat di telinga..karena suaraku…
Terhantuk terketuk di kepala..mungkin dikala bersua..
Terpinjam terambil harta & benda..tak sengaja mungkin..
Terhujani kata-kata tak semena-mena…karena amarahku..
Terumpat jika bercerita,
Teremail sesutu yang tak sepatutnya kau terima
Termacam-macam yang kena-mengena.. ,,
Di hari yang mulia sepuluh jari ku hulurkan semua,
Memohon kemaafan atas segala dosa yang ada,
Karana aku masih bernama manusia biasa,
Pastinya tak lepas membuat dosa,
Sungguh cantik kain pelekat, dipakai orang pergi ke pekan.
hari raya semakin dekat, silap dan salah mohon dimaafkan,

Berharap padi dalam lesung, yang ada cuma rumpun jerami,
harapan hati bertatap langsung, cuma terlayang pesan ini,

Sebelum cahaya surga padam, Sebelum hidup berakhir,
Sebelum pintu tobat tertutup,
Saya mohon maaf zahir dan batin....

khoriyatulj wrote on Sep 7, '10
Dosa dan kesalahan manusia bagai banyaknya tetesan air hujan.
Tetesan air mata taubat akan membuat kita fitri..
ermasandico wrote on Sep 6, '10
PINTA DI KU DI KEHENINGAN MALAM

Wahaia sobat dan saudaraku tersayang..tau kah engkau ada sekuntum hari dimana wanginya mengharumi bumi sepanjang waktu.

Sungguh menakjubkan tatkala angin terhenti sejenak pepohonan tunduk ke bumi, air sejenak dingin membeku…dingin…dingin,,,,sekali..oh ini kah malam kunanti., sungguh ku rindu.

Ketika itu angin terhenti sejenak, dedaun yang biasanya melambai pun terhenti, mulut terkunci manusia terkunci, ayam tak pandai berkokok….siang harinya hujan terus menerus…juga dingin.

Karena saat itulah ke-Maha-Murahan sang Khaliq berlimpah Menyatu pada segala inti hidup Adalah di penghujung Ramadhan Ia bertelaga bening Airnya mutia

Saudara dan sobatku…ada sekuntum hari…
Dimana wanginya mengharumi bumi sepanjang waktu….
Karena saat itulah kemahamurahan sang Khaliq berlimpah
Menyatu pada segala inti hidup.

Wahai saudara dan sahabatku…adalah Malam Ramadhan yang dirindu..
Ia bertelaga bening……….
Airnya mutiara maghfiroh………….
Gericiknya dzikir dan tadarrus……….
Tepianya do’a lemah lembut, lirih dan berpasrah hati…
Siapa tak ingin jadi ikannya?
Ku ajak engkau yok mari berenang dengan kesunyian nafsu

Agar setiap sirip kita tak patah sia-sia…Sobat dan saudarku….Ia rahasia,
Tak sekedar lapar dahaga,
Tapi sesungguhnya itulah hakekat cinta,
Dan salah satu cara bertegur sapa dengan Allah,
Karena dengan lapar dan haus,
Kita bisa lebih menyadari bahwa kita tak berpunya,
Bisa lebih memahami,
Bahwa kita tak lebih dari sebutir debu,
Di antara kemahaluasan-Nya,Ia sepantasnya dirindukan semua makluk di bumi ini……
Tapi..mengapa sampai detik ini..tak banyak yang mengrti….

Sampaikan khabar ..sampaikan pesan ini…hari yang di tunggu kan datang

Hadiah ..hadiah yang bertaqwa..Jelang lah ia..sampaikan lah pinta..yang belum di pinta..

Lailatur qodar ..datang menjumpai kita ..Allahuakhbar…Allahuakbar..Alhamdulillah.
ermasandico wrote on Sep 5, '10
TUNTUNAN TAUBAT
Semua manusia tidak dapat luput dari perbuatan salah dan dosa, baik yang
disengaja ataupun yang tidak. Sepintar apapun kecerdasannya, sebanyak dan
sebesar apapun harta kekayaannya dan seluas apapun kekuasaannya dan
kewenangannya, bahkan terkadang semakin tinggi ilmunya, semakin berlimpah
harta dan kekuasaan seseorang, maka banyak pula dia berbuat sewenang-
wenang terhadap orang lain dan jelas itu merupakan suatu dosa, perbuatan
dosa besar yang dilakukan seseorang merupakan suatu penghianatan dan
pengingkaran ajaran-ajaran agamanya yaitu ikrar yang selalu dibaca pada
setiap sholat dalam do’a iftitah.
Sikap yang paling tepat dihadapan setiap kesalahan dan dosa adalah
bersegeralah bertaubat.
Taubat adalah permohonan ampun kepada Allah SWT yang merupakan suatu
sikap lahir dan bathin dimulai dengan pengakuan yang jujur atas dosa-dosa
dan kesalahan yang telah dilakukan disertai dengan niat, tekad dan usaha
untuk tidak mengulangi lagi dimasa yang akan datang.

Taubat yang dilakukan oleh manusia dengan penuh kesadaran dan kejujuran
merupakan batas antara wilayah salah dan benar, taubat juga merupakan
suatu upaya dan usaha sungguh-sungguh untuk melakukan hijrah dari
kegelapan menuju ” Nur Ilahi yang maha benar, taubat yang demikian itulah
yang sangat mulia disisi Allah SWT.

Demikianpun jika seseorang meminta sesuatu kepada Allah SWT yaitu segala
yang diinginkannya akan dapat terwujud, jika bersih diri lahir dan bathin,

MANDI SYAHADAT
Bagaimana caranya, jika membersihakan diri bersih lahir dan bathin, ialah
dengan cara berniat, mensucikan jasmani dan rohani dari segala kotoran,
kesalahan yang dapat menghambat terkabulnya ibadah tersebut, pensucian
jasmani/badan dapat dilaksanakan dengan mandi besar/mandi junub atau
disebut dengan mandi syahadat.
Syahadat adalah suatu ikhrar/pernyataan ketetapan/keteguhan bahwa kita
mengakui ke Esaan Allah SWT dan kerasulan Nabi Muhammad.
Ikhrar dan persaksian inilah yang membedakan antara seorang muslim dengan
yang lainnya, tetapi syahadat yang telah kita ikhrarkan seringkali dan tanpa
disadari menjadi batal dengan berbagai perilaku maksiat dan perbuatan dosa
besar, maka diperlukan pembaharuan syahadat agar kita tetap berada dalam
kondisi Islam yang utuh, pada saat itulah diperintahkan mandi syahadat.
Pelaksanaan mandi syahadat merupakan suatu prosesi permbersihan badan
dari kotoran disertai dengan pensucian rohani dari penyakit-penyakitnya,
seperti sombong, iri, dengki, hasud, syirik dan lainnya. Hal ini penting sekali
untuk dipahami karena penyakit-penyakit itu menghambat diterimanya amal
dan perbuatan baik yang kita lakukan.

Mandi syahadat ini bagi yang berhadast besar biasanya disebut mandi Junub
Atau mandi Jinabat.
Selanjutnya lakukanlah sholat sunnah berikut.
1. Sholat sunnah Wudu’
2. Sholat sunnah Taubat Nashuha,
3. Sholat sunnah Hajjat,
4. Sholat sunnah Nur,
5. Sholat sunnah Tahajjud.

1. A’ûzubillâhiminas syaithânir-rajîim
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيِطََانِ الرَّجِيْمِ
"Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk.”

2. Bismillâhirrahmânirrahîm
بـِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِـيْمِ
“Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang.”


3. Asyhadu Anllâ ilâha illâ-llâh, wa Asyhadu Anna Muhammadan Rasûlullâh, 3x.

أَشْـهَدُ أَنْ لاَ الَهَ إلاَّ اللهُ
وَأشْـهَدُ أنَّ مُحَمَّدًا رَسُـولٌ اللهِ
“Aku bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah, dan Muhammad utusan Allah .”

4. Astaghfirullâhal ‘Azhîm, alladziî Lâ Ilâha illâ Huwal Haiyyul Qaiyyûm , 3 x

أَسْتَغْفِرُ الله الْعَظِيْمَ اَلَّذِى لاََ إِلَهَ اِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَـيُّوْمَ
“Aku bermohon ampun kepada Allah Zat yang Maha Agung, tidak ada Tuhan yang disembah kecuali Dia, yang Maha Hidup dan Tegak. Aku bertobat kepada-Nya. “

5. Subhânallâh, wal-hamdulillâh, wa lâ ilâha illâ Allâh, wa-allâhu akbar, lâ haula wa lâ Quwwata illâ billâhi al-Aliyyil Azhîm 3x

سُبْحَانَ اللهِِ وَالْحَمْدُ للهِ
وَلاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَ اَللهُ اَكْبَرُ
لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ.

“Maha Suci Allah. Segala puji bagi Allah. Tidak ada Tuhan kecuali Allah. Allah Maha Besar. Dan tidak ada daya dan upaya kekuatan kecuali atas izin Allah. “

6. Shalawat Atas Nabi 3 x,
Allâhumma shalli 'alâ Muhammad wa 'alâ `âli Muhammad

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ
“Ya Alllah berilah kesejahteraan atas Muhammad dan keluarganya.”

7. Al-Fatihahkan diri sendiri ; 3 x
Assalamua’alaikum Wr. Wb,

Ilâ hadrati jasad, badan, jiwa raga, sukma nyawa, wal-wujud fil bathini nur Muhammad ,
Aisyah Agnes Sugiarti binti Chan Liong Fen

Lataifa robbaniah, alfatiha..............

بِسْـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Artinya: Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Segala puji bagi Allah, Tuhan Yang Memelihara alam semesta.
Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Yang Menguasai Hari pembalasan (Hari Kiamat).
Hanya Kepada-Mu semata kami ber-ubudiyah: menghambakan diri, dan hanya kepada-Mu semata kami memohon ma’unah: pertolongan (dalam ber-ubudiyah kepada-Mu).
Karuniailah kami hidayah: petunjuk menuju jalan(mu) yang lurus
Yaitu jalan (para hamba-Mu) yang Engkau karuniai ni’mat (hidayah-Mu)
Bukan (jalan) orang-orang yang mendapat murka dan bukan pula (jalan) orang-orang yang sesat
.

8. Subhânallah سُبْحَانَ اللهِ (dibaca 33x)
“Maha Suci Allah.“

9. Alhamdulillah الْحَمْدُ للهِ (dibaca 33x )
“Segala Puji bagi Allah.”
10. Allâhu Akbar الله ُ اَكَْبَرُ (dibaca 33x )
“Allah Maha Besar.”

11. Surat Annas ( dibaca 3x )

بِسْـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Artinya: “Dengan asma Allah Yang maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Katakanlah (Wahai Muhammmad), aku berlindung kepada Tuhan segenap manusia. Raja segenap manusia. Sembahan segenap manusia.
Dari kejahatan syetan yang mengintai kelengahan. Yang membisikan (kejahatan) ke dalam dada manusia.Yaitu (syetan) kelompok jin dan (syetan) kelompok manusia.” (QS. An-Nas [114]: 1-6)

12. Al-Falaq 3 x,

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ


Artinya:“Dengan asma Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Pelimpah rahmah.
Katakanlah (Wahai Muhammad), aku berlindung kepada Tuhan Yang menyingkap fajar subuh.
Dari kejahatan makhluk-Nya.
Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita.
Dan dari kejahatan para penyihir yang menghembuskan-hembuskan (sihir mereka) pada buhul-buhul.
Dan dari kejahatan pendengki apabila ia meniatkan dengkinya.”
(QS. Al-Falaq [113]: 1-5)

13. Al-Iklhas 3x,

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Artinya:“Dengan asma Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Pelimpah rahmah.
Katakanlah (wahai Muhammad), Dialah Allah Yang Maha Esa.
Allah semua Yang dituju dalam memohon.
Dan tidak beranak dan tidak dilahirkan.
Dan tidak seorangpun setara dengan-Nya”
(Al-Ikhlas [112]: 1-4)

14. Lâ ilâha illâ Allâh (dibaca 100 x)
لاَ اِلهَ إِلاَّ الله

“Tiada Tuhan selain Allah.”


15. Ayat Kursi ( dibaca 3 x )

بِسْـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Allâhu lâ ilâha illâ huwal hayyul qayyûm, lâ ta’khudzuhu sinatun wa lâ naûm, lahu mâ fîs-samâwâti wa mâ fil-ardhi , man dzalladzî yasyfa’u ‘indahû illâ bi-idznih, ya’lamu mâ baina aidîhim wa mâ khalfahum wa lâ yuhîtûna bisyai`in min ‘ilmihî illâ bimâ syâ`a wasia’a kursiyyuhus samâwâti wal-ardha wa lâ ya‘ûduhû hifzhuhumâ wa huwal-’aliyyul ‘azhîm.

Artinya: "Allah tiada Tuhan melain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Tegak, Tidak mengantuk dan tidak tidur, Baginya-Nya segala yang ada di langit dan segala yang ada dibumi. Siapakah yang akan dapat memberikan pertolongan disisi-Nya, tanpa izin-Nya? Dia Maha Mengetahui apa-apa yang dihadapan mereka dan apa-apa yang dibelakang mereka, dan mereka tidak akan dapat menjangkau ilmu-Nya sedikitpun, kecuali pengetahuan yang telah dihendaki oleh-Nya. Singgasana-Nya sangat luas, seluas semua langit dan bumi, dan tidak sulit bagi-Nya mengatur keduanya itu. Dia Maha Luhur lagi Maha Agung.

16. Laâ ilâha illa Allâh, wahdahu Lâ syarîkalah, lahul-mulku wa lahul- hamdu wa huwa ‘alâ kulli syain qadîr (dibaca 3x)

لاَ اِلهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ
لَهُ المُلْكُ وَ لَهُ الحَمْدُ
17. Wa lâ haula wa lâ quwwata illâ billâhil 'aliyyil- azhîmi (dibaca 3x)

وَلا ََ حَوْلَ وَلاَ قُوّ َةَ اِلاَّ بِاللهِ العَلِى العَظِيْمِ

“Dan tidak ada daya dan upaya kekuatan kecuali atas izin Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. “

18. Hasbiyallâh wa ni’mal wakîl, ni’mal maulâ wa ni’man -nashîr ( dibaca 7x)
حَسْبِيَ اللهِ وَنِعْمَ الوَكِيْلِ نِعْمَ المَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرِ

“Cukuplah Allah yang menjadi pemberi kenikmatan, baik nikmat penguasaan maupun nikmat pertolongan“

19. Lâ haula wa lâ quwwata illâ billâh, Mâ syâ`a Allâh lâ quwwata illâ billâh. (dibaca 3x)
لاَ حَوْلَ و َلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِِاللهِ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمِ
مَا شَاءَ الله ُ لاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ
“Tiada daya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung, Apa yang dikehendaki Allah Tiada daya dan upaya melainkan pertolongan Allah”

20. Al-Syâfî, (dibaca 33x) - الشَّافِى
“Yang Maha Menyembuhkan,”

- Al-Kâfi - (dibaca 33x) الكَافِى
“Yang Maha Mencukupkan/Maha Mencegah.”

- Al–Syadîd – (dibaca 33x) الشَّدِيْد
“Yang Maha Keras.”

- Al-Hanân, dibaca 33x)الحَنَانُ
“Yang Maha Merindukan.”

- Al-Manân, (dibaca 33x)المَنَانُ -
Yang Maha Memberi Anugerah

- Al–Jamîl, (dibaca 33x) الجَمِيْلُ -
“Yang Maha Indah.”

- Al-Mutimmu , (dibaca 33x)المُتِمُّ -
“Yang Maha Menyempurnakan.”

21. Alhamdulillahil ladzî hadânâ lihâdzâ wa mâ kunnâ linahtadiya law lâ an hadânâ Allâh. (dibaca 3x)
الحَمَدُ لله الذِى هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِىَ لَوْ لاَ أَنْ هَدَانَا الله
“Sesungguhnya puji bagi Allah yang telah menuntun kami ke jalan ini, sedianya tiadalah kami mendapat tuntunan kalau bukan Allah yang menuntun kami.‘”

Catatan: Butir 1 s/d 21 diatas minimal diucapkan satu kali dalam sehari yang dilanjutkan dengan bacaan dalam hati seperti diuraikan dalam butir 22 dibawah.

22. Kemudian baca kalimat berikut disesuaikan dengan gerak pernafasan dan selembut-lembutnya tanpa batas waktu dan bilangan : ketika dibaca tarik nafas dan pada saat dilepas bersamaan baca Allah :

 Nur Dzat ………………………..…Allah,
 Nur Sir……………………………. Allah,
 Nur Asma........................................ Allah (ingat sifat 99 Allah),
 Nur Af'al ……………….................Allah,
 Nur Muhammad Rasul................. Allah( ingat sifat buruk 99 manusia)
 Nur Hakiki Qudrat……………….. Allah,
 La Illaha………………………….. Ilallah
 Muhammad Rasulullah
.

Catatan : Pada saat membaca lâ ilaha illallâh , sebaiknya ditarik nafas dengan dipanjangkan “lâ (لاَ) dari pusat hingga ke otak. Dan lepaskan/didatangkan dengan membaca kalimah “ illâ Allâh (اِلهَ إِلاَّ الله ) kedalam hati “sanubari” yang dinamakan oleh orang melayu jantung dengan palu yang sangat kuat serta ingatan makna kalimat itu.

Saran ini setelah membaca lafaz diatas, dianjurkan membaca apalagi setelah kita lakukan dengan sholat lail – minta cahaya (penerangan).

Doa Ibnu Abbas ra :
اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِى قَلْبِى نُوْرًا وَاجْعَلْ فِى بَصَرِى نُوْرًا وَ فِى سَمْعِى نُوْرًا وَ عَنْ يَمِيْنِى نُوْرًا وَ عَنْ يَسَارِى نُوْرًا وَ فَوْقِى نُوْرًا وَ تَحْتِى نُوْرًا وَ أَمَامِى نُوْرًا وَ خَلْفِى نُوْرًا وَاجْعَلْنِى نُوْرًا وَ عَظمْ لِى نُورًا

Allahumaj’al fî qalbî nûran waj'al fî basharî nûran, wa fî sam’î nûran, wa ’an yamîni nûran, wa ’an yâsârî nûran, wa fauqî nûran, wa tahtî nûran, wa-amaâmî nûran, wa khalfî nûran, waj’alnî nûran, wa azhim lî nûran.”

“ Ya Allah, jadikanlah dalam hatiku/qalbu ku nur, di penglihatan ku nur, di pendengaranku nur, di kanan ku nur, di kiriku nur, diatas ku nur, dibawah ku nur, dihadapan ku nur dan dibelakang ku nur, jadikanlah untukku cahaya .”


Kirim Do’a Zikir (Al-Fatihah) kepada orang lain

Al-Fatihahkan orang yang kita tuju dengan menyebut namanya, dengan mengucapkan assalamu’alaika kepada yang sudah meninggal dan assalamua'laikum kepada yang masih hidup”.

Contoh kepada yang sudah wafat :
Assamualaika …………….(1 s/d 3)
(Ilâ hadrati jasad, badan, jiwa, raga, sukma, nyawa, dan wujud-nya, wal fil bathini nur Muhammad Latifah Rabbaniyah) :

1. Nabi Besar Muhammad SAW,
2. Para Nabi dan Rasul (Adam, Idris, Nuh, Hud, Saleh, Ibrahim, Luth, Ismail, Ishaq, Ya’qub, Yusuf, Ayyub, Syu’aib, Musa, Harun, Zulkifli, Daud,, Sulaeman, Ilyas, Ilyasa, Yunus, Zakaria, Yahya, Isa AS)
3. Para Wali Allah,
4. YM. Orang Tua Kandung, Orang Tua Asuh/Sesepuh,
5. Kakek dan Nenek,
6. Para Guru,
7. Para Malaikat : Jibril, Mikail, Izrail dan Israfil,
8. Orang yang kita sayangi (anak, saudara, cucu, istri/suami, kakek/nenek. dll)
9. Kaum Muslimin dan Muslimat,
10. Para Pemimpin,
11. Diri sendiri.

Setelah membaca Al-Fatihah dilanjutkan dengan memohon do’a langsung kepada Allah yang SWT…, setelah itu lanjutkan dengan zikir di atas, semoga mendapat hidayah dan terkabul serta terhindar dari kejahatan manusia, setan, jin dan lain-lain.


Manfaat Zikir Hati/Qalbu

“Zikir Hati/Qalbu” memiliki manfaat yang sangat dahsyat, karena dapat dilakukan pada semua gerakan otomatis nafas kita, mengingat sifat Allah yang 99 (sembilan puluh sembilan), mengandalkan kekuatan/kuasa-Nya, merasakan manusia di ciptakan-Nya amat sangat sempurna, menyatu dengan alam ciptaan-Nya, memiliki rasa dan karsa, ingat sifat buruk manusia yang 99.

Hati/qalbu tatkala sempurna persiapannya dan kuat cahayanya dengan sebab berkenalan melakukan zikir yang maha tinggi bagi muraqabah yang siap sedia bagi musyahadah menjadikan cermin tajalli ketuhanan.

Adalah dia menghimpunkan antara kedua lautan muraqabah dan musyahadah. Dia tempat pertemuan bagi sekalian alam. Yang demikian itu ialah Arsyullah (kerajaan Tuhan).

Sebagaimana telah diberitakan oleh hadis :
قَلْبُ المُؤْمِنِ عَرْشُ اللهِ
“Hati/qalbu orang beriman itu adalah istana Allah”

Ada juga para orang tua dan sufi mengajarkan kepada penulis tentang zikir qolbu dengan membaca lapaz sebagai berikut (yang tidak diajarkan kepada umum), zikir ini termasuk zikir rahasia, bahasa sir, dan nur Allah :

هُو الله
Baca Hu……………sambil menarik nafas dengan lembut, kemudian pada saat melepaskan nafas bersamaan dengan menyebut-Nya Allah.
Lainnya dengan membaca :

- Nur Sir Allah,
- Nur Allah,
- Nur Asma Allah,
- Nur Nur Af’al Allah
- Nur Dzat Allah,
- Nur Muhammad Rasulullah,
- Nur Haqiqi Qudrat Allah.

Secara umum zikir hati/qalbu itu manfaatnya (dengan melakukan “Zikir Qalbu” mengantarkan manusia kepada tujuannya) yaitu sebagai berikut :

1. Terjaga iman dan tauhidnya, dan bertambah yakin dan nikmat beribadah,
2. Terhindar dari gangguan kejahatan manusia, jin, setan dan makhluk lainnya, karena adanya Nur Allah dan Nur Muhammad Rasulullah,
3. Membuat diri/organ tubuh sehat,
4. Memiliki energi positif yang luar biasa, karena adanya Nur Haqiqi,
5. Apa yang diinginkan terwujud,
6. Memiliki kesabaran luar biasa,
7. Dapat membantu orang sakit, karena adanya Nur Asma Allah,
8. Jiwa tenang dan damai, pikiran segar bugar ,
9. Terasa menyatu dengan alam ciptaan-Nya, karena Nur Af’al Allah,
10. Mendapat pertolongan dari Allah yang datang dari mana saja yang tidak diduga-duga,
11. Tidak sombong, memimiliki kharisma,
12. Tanpa terasa sering memperoleh tambahan ilmu,
13. Meningkatkan daya ingat/pikiran dan perasaan,
14. Tanpa terasa timbul rasa kasih sayang kepada setiap insan, karena terdorong selalu ingin berbuat baik,
15. Ingat Sifat Allah yang 99, karena adanya Nur Asma Allah,
16. Merasakan sayangnya Allah,
17. Merasakan nikmatnya beribadah karena Allah,
18. Terhindar dari perbuatan maksiat dan berbuat kejahatan,
19. Memperkokoh keyakinan atas kuasanya Allah,
20. Memiliki kepercayaan diri/percaya diri luar biasa,
21. Ingat Sifat Buruk Manusia yaitu juga 99,
22. Membela kebenaran, hakiki qudrat Allah,
23. Pohon berbuah ma’rifat, modal setiap orang arif (yang mengenal Allah SWT),
24. Menghilangkan sifat keras dalam qolbu,
25. Menolak dan menangkal segala bencana,
26. Kedudukan zikir ini lebih tinggi dibandingkan ibadah sunnah lainnya,
27. Diliputi cahaya dan kesenangan,
28. Malaikat membantu meminta ampunan dan pertolongan kepada Allah bagi orang berzikir
29. Memberikan rasa aman kepada mereka yang takut sekaligus menjauhkan bencana,
30. Bumi dan gunung berbangga dengan para penghuni yang berzikir pada Allah SWT,
31. Allah memberi kemudahan segala urusan,
32. Apabila terjadi kelalaian merupakan penyakit, maka zikir ini merupakan obatnya,
33. Diberikan hidayah oleh Allah.




ZIKIR DAN DO’A DENGAN AL-ASMA AL-HUSNA

Ada beberapa adab yang perlu diperhatikan, sebelum menyampaikan permohonan atau do’a kepada Allah SWT. Mulailah dengan bacaan-bacaan kalimat thayyibah sebagai berikut :
Surat Al-Fatihah :

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ. إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ. اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ. صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ.

Bismilâhirrah mânirrahîmi. Alhamdulillâhi rabbil ‘âlamîna. Arrahmânirrahîmi. Mâlikiyaumiddîni. Iyyâka na’budu wa iyyâkanasta’înu. Ihdinâshshirâtal mustaqîma. Shirâthalladzîna an’amta ‘alaihim, ghairil maghdhûbi ‘alaihim, waladh-dâlîna.


Surat Al Ikhlash :
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ. اللهُ الصَّمَدُ. لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ. وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ .

Bismillâhirrahmânirrahîm. Qul huwallâhu ahad. Allâhush shamad. Lam yalid walam yûlad. Walam yakullahû kufuwan ahad.

Surat Al-Falaq :
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ. مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ. وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ. وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ. وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ.

Bismillâhirrahmânirrahîm. Qul ‘aûdzubil falaq. Min syarri mâ khalaq. Wamin syarri ghâsiqin idzâ waqab. Wamin syarrinnaffâtsâti fil ‘uqad. Wamin syarri hâsidin idzâ hasad.

Surat An-Naas :
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ. مَلِكِ النَّاسِ. إِلَهِ النَّاسِ. مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ. الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ . مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

Bismillâhirrahmânirrahîm. Qul’aûdzu birabbinnâs. Malikin nâs. Ilâhin nâs. Min syarril waswâsil khannâs. Alladzî yuwaswisufî shudû rin nâs. Minal jinnâti wannâs.

Jantung Zikir :
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ وَلاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ.

Subhânallâh. Walhamdulillâh. Walâ ilâha illâllâh, wallâhu akbar. Walâ hawla wa lâ quwwata illâ billâhil ‘aliyyil ‘azhîm.

Sholawat Nabi :
اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ مُحَمَّدٍ.
Allâhumma shalli ‘alâ muhammadin wa’alâ ‘âli muhammad

اللّهُمَّ لَكَ اْلاَسْمَاءُ الْحُسْنى نَدْ عُوَكَ بِهَا
Allâhumma lakal asmâul husnâ nad‘ûka bihâ

Ya Allah, bagi-Mu nama-nama yang indah, kami berdo’a kepada-Mu dengannya.

يَا اَللهُ اَنْتَ رَبُّنَا لاَ اِلهَ اِلاَّ اَنْتَ
1. Yâ Allâhu anta rabbunâ lâ ilâha illâ anta
"Ya Allah, Engkau Tuham kami, tiada Tuhan yang berhaq disembah kecuali Engkau".
يَا رَحْمانُ نَرْجُوْ رَحْمَتَـكَ
2. Yâ rahmânu narjû rahmataka
"Ya Tuhan Yang Maha Pengasih, kami mengharap kasih sayang-Mu."
يَا رَحْيِـمُ اِرْحَمـنَا
3. Yâ rahîmu irhamnâ
"Ya Tuhan yang Maha Pengayang, kasih dan sayangilah kami".
يَا مَالِكُ اَعْطِنَا مِنْ مُلْكِكَ
4. Yâ mâliku a’thinâ min mulkika
"Ya Tuhan yang Maha Raja (mempunyai kekuasaan), berikanlah kepada kami dari kekuasaan-Mu".
يَا قُدُّوْسُ قَدِّسْ فِطْرَتَنَا
5. Yâ quddûsu qaddis fithratanâ
"Ya Tuhan yang Maha Suci sucikanlah fitrah kejadian kami".
يَا سَلاَمُ سَلِّمْنَا مِنْ آفَاتِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ اْلأخِرَةِ
6. Yâ salâmu sallim na min âfâtid dun-yâ wa’adzâbil âkhirah.
"Ya Tuhan Pemberi selamat, selamatkanlah kami dari fitnah bencana dunia dan siksa di akhirat".
يَا مُؤْمِنُ آمِنَّا وَآمِنْ اَهْلَنَا وَبَلَدَ نَا
7. Yâ mukminu âminnâ wa-âmin ahlanâ wabaladanâ.
"Ya Tuhan yang memberi keamanan, berikanlah kami keamanan, keluarga kami dan negeri kami".
يَا مُهَيْمِنُ هَيْمِنْ عَوْرَاتِنَا وَاَجْسَادَنَا
8. Yâ muhaiminu haimin ‘aurâtinâ wa ajsâda-nâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Melindungi, lindungilah cacat dan jasad kami".
يَا عَزِيْزُ عَزِّزْ نَا بِالْعِلْمِ وَالْكَرَامَةِ
9. Yâ ‘azzizu ‘azziznâ bil ‘ilmi walkarōmah
"Ya Tuhan Yang Maha Mulia, muliakanlah kami dengan ilmu pengetahuan dan kemuliaan".
يَا جَبَّارُ هَبْ لَنَا مِنْ جَبَرُوْ تِكَ
10. Yâ jabbâru hab lanâ min jabarûtika
"Ya Tuhan Yang Maha Perkasa, berikanlah kepada kami dari keperkasaan-Mu".
يَامُتَكَبِّرُ بِفَضْلِكَ اِجْعَلْنَا كُبَرَاءَ
11. Yâ mutakabbiru bifadhlika ij’alnâ kubarâ’.
"Ya Tuhan Yang Maha Megah, dengan anugerah-Mu jadikanlah kami orang yang megah".
يَا خَالِقُ حَسِّنْ خَلْقَنَا وَحَسِّنْ خُلُقَـنَا
12. Yâ khâliqu hassin khalqanâ wahassin khuluqanâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Mencipta/Menjadikan, baguskanlah kejadian kami dan baguskanlah akhlaq kami".
يَا بَارِئُ اَبْرِءنَا مِنَ الشِّرْكِ وَالْمَرَضِ وَالْفِتْنَـةِ
13. Yâ bâri’u abri’nâ minasy syirki wai maradhi walfinati.
"Ya Tuhan Yang Maha Membebaskan kami dari syirik, penyakit dan fitnah".
يَا مُصَوِّرُ صَوِّرْنَا اِلَى اِحْسَنِ الْخَلْقٍ وَالْحَالِ
14. Yâ mushawwirû shawwirnâ ilâ ahsanil khalqi walhâli.
"Ya Tuhan Yang Maha Membentuk, bentuklah kami menjadi sebaik-baik makhluq dan sebaik-baik keadaan".
يَا غَفَّارُ اِغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا
15. Yâ ghaffâru ighfir lanâ lanâ dzunûbanâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Peng-ampun, ampunilah dosa-dosa kami".
يَا قَهَّارُ اِقْهَرْ عَدُوَّنَا اِلَى اْلإِسْتِسْلاَمِ
16. Yâ qahhâru iqhar ‘a-duwwanâ ilal istilami.
"Ya Tuhan Yang Maha Memaksa, paksalah musuh kami untuk tunduk/menyerah".
يَا وَهَّابُ هَبْ لَنَا ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً
17. Yâ wahhâbu hab lanâ dzurriyatan thayyibah
"Ya Tuhan Yang Maha Memberi, berikanlah kepada kami anak keturunan yang baik-baik".
يَا رَزَّاقُ اُرْزُقْنَا حَلاَلاً طَيِّبًا وَاسِعًا
18. Yâ razzâqu urzuqnâ halâlan thayyiban wâsi’â.
"Ya Tuhan Yang Maha Memberi rezki, berikan kami rezki yang halal, bergizi dan banyak".
يَا فَتَّاحُ اِفْتَحْ لَنَا اَبْوَابَ الْخَيْرِ
19. Yâ fattâhu iftah lanâ abwâbal khairi.
"Ya Tuhan Yang Maha Membuka, bukakanlah buat kami semua pintu kebaikan".
يَا عَلْيِمُ اَعْلِمْنَا مَالاَ نَعْلَمُ
20. Yâ ‘alîmu a’limnâ mâ lâ na’lam.
"Ya Tuhan Yang Maha Mengetahui beritahukanlah kepada kami apa yang kami tidak mengetahuinya".
يَا قَابِضُ اِذَاجَاءَ اَجَلُنَا فَاقْبِضْ رُوْحَنَا فِى حُسْنِ الْخَاتَمِةِ
21. Yâ qâ bidhu idhâ jâ-a ajalunâ faqbidh rûhanâ fî husnil khatimah.
"Ya Tuhan Yang Maha Mencabut, jika telah sampai ajal kami, cabutlah ruh kami dalam keadaan khusnul khotimah".
يَا بَاسِطُ اُبْسُطْ يَدَاكَ عَلَيْنَا بِالعَطِيَّةِ
22. Yâ bâsithu ubsuth yadâka ‘alainâ bil ‘athiyyah.
"Ya Tuhan Yang Maha Meluaskan, luaskan kekuasaan-Mu kepada kami dengan penuh pemberian".
يَا خَافَضُ اِخْفِضْ مَنْ ظَلَمَنَا
23. Yâ khâfidhu ikhfidh man zhamanâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Menjatuhkan, jatuhkanlah orang yang menzalimi kami".
يَا رَافِعُ اِرْفَعْ دَرَجَاتِنَا
24. Yâ râfi’u irfa’ darajâtinâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Mengangkat, angkatlah derajat kami".
يَا مُعِزُّآتِنَا عِزَّتَكَ
25. Yâ mu’izzu âtinâ ‘izzataka.
"Ya Tuhan Yang Maha Memberi Kemuliaan, limpahkanlah kemuliaan-Mu kepada kami".
يَا مُذِلُّ ذَلِّلْ مَنْ اَذَلَّنَا
26. Yâ mudzillu dzallil man adzallanâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Menghinakan, hinakanlah orang yang menghina kami".
يَا سَمِيْعُ اِسْمَعْ شَكْوَتَنَا
27. Yâ samî’u isma’ syakwatanâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Mendengar, dengarkanlah pengaduan kami".
يَا بَصِيْرُ اَبْصِرْ حَسَنَاتِنَا
28. Yâ bashîru abshir hasanâtinâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Melihat, lihatlah semua amal kebaikan kami".
يَا حَكَمُ اُحْكُمْ مَنْ حَسَدَ عَلَيْنَا وَغَشَّنَا
29. Yâ hakamu uhkum man hasaba ‘alainâ waghasysyanâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Menetapkan hukum, hukumlah orang-orang yang dengki dan curang kepada kami".
يَا عَدْلُ اِعْدِلْ مَنْ رَحِمَنَا
30. Yâ ‘adlu I’dil man rahimanâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Menetapkan keadilan, berikan keadilan kepada orang yang sayang kepada kami".
يَا خَبِيْرُ اَحْيِنَا حَيَاةِ الْخَبَرَاءَ
31. Yâ khabîru ihyinâ hayâtal khubarâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Waspada, jadikanlah hidup kami seperti kehidupan orang-orang yang selalu waspada (Ahli Peneliti)".
يَا حَلِيْمُ بِالْحِلْمِ زَيِّـنَّا
32. Yâ halîmu bil hilmi zayyinnâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Penyantun, hiasilah hidup kami dengan sikap penyantun".
يَا لَطِيْفُ الْطُفْ بِنَا
33. Yâ lathîfu ulthuf binâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Halus, bersikaplah halus kapada kami".
يَا عَظِيْمُ اَحْيِنَا حَيَاةَ الْعُظَمَاءِ
34. Yâ ‘azhîmu ahyinâ hayâtal ‘azhamâ’.
"Ya Tuhan Yang Maha Agung, hidupkanlah kami sebagaimana kehidupan orang-orang yang agung".
يَاغُفُوْرُ اِغْفِرْ لَنَا وَاِسْرَافَنَا
35. Yâ ghafûru ighfir lanâ waisrafanâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Pengampun, ampunilah dosa kami dan keteledoran kami".
يَاشَكُوْرُ اَعِنَّا عَلَى شُكْرِكَ
36. Yâ syakûru a’innâ ‘alâ syikrika.
"Ya Tuhan ang Maha Menerima syukur, berikanlah kami kemampuan untuk selalu bersyukur kepada-Mu".
يَا عَلِيُّ عُلُوَّكَ نَسْتَغِيْثُ
37. Yâ ‘aliyyu ‘uluwwaka nastaghîtsu.
"Ya Tuhan Yang Maha Tinggi, kami mengharap ketinggian dari-Mu".
يَا كَبِيْرُ اِجْعَلْنَا كُبَرَاءَ
38. Yâ kabiru ij’alnâ kubarâa.
"Ya Tuhan Yang Maha Besar, jadikanlah kami orang yang besar".
يَا حَفِيْظُ اِحْفَظْنَا مِنْ فِتْنَةِ الدُّنْيَا وَسُوْءِهَا
39. Yâ hafîzhû ihfazhnâ min fitnatid-dunya wasû-iha
"Ya Allah Yang Maha Memelihara, peliharalah kami dari fitnah dunia dan kejahatannya".
يَا مُقِيْتُ اَعْطِنَا قُوَّتَكَ لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّ بِكَ
40. Yâ muqîtu a’thinâ quwwataka lâ haula walâ quwwâta illâ bika.
"Ya Allah Yang Maha Memberi Kekuatan, berikanlah kami kekuatan, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dari Engkau".
يَا حَسِيْبُ حَاسِبْنَا حِسَابًا يَسِْيرًا
41. Yâ hasîbu hâsibnâ hisâban yasîrâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Menghisab, hisablah kami nanti dengan hisapan yang ringan".
يَا جَلِيْلُ اَحْيِنَا حَيَاةَ اْلأَجِلاَّءِ
42. Yâ jalîlu ahyinâ hayatal ajillâi.
"Ya Tuhan Yang Maha Luhur, hidupkanlah kami seperti orang-orang mempunyai keluhuran.
يَاكَرِيْمُ اَكْرِمْنَا بِالتَّقْوَى
43. Yâ karimu akrimnâ bittaqwâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Mulia, muliakan kami dengan ketaqwaan".
يَا رَقِيْبُ اَحْيِنَا تَحْتَ رِقَابَتِكَ
44. Yâ raqîbu ahyannâ tahta riqâbatik.
"Ya Tuhan Yang Maha Mengamati gerak-gerik, hidupkanlah kami selalu dalam pengamatan-Mu".
يَا مُجِيْبُ اَجِبْ دَعْوَتَنَا وَاقْضِ حَوَاءِ جَنَا
45. Yâ mujibu ajib da’watanâ waqdhi hawa ijânâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Mengabulkan, kabulkanlah Do’a dan ajakan kami, luluskanlah semua keperluan kami".
يَا وَاسِعُ اُرْزُقْنَا رِزْقًا وَاسِعًا وَوَسِّعْ صُدُوْرَنَا
46. Yâ wâsi’u urzuqnâ rizqan wâsi’an wawas-si’’ shudûranâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Meluaskan, berikanlah kami rizki yang luas dan luaskanlah dada kami".
يَا حَكِيْمُ اَحْيَنَا حَيَاةَ الْحُكَمَاءِ
47. Yâ hakimu ahyinâ hayâtal hukamâ-i.
"Ya Tuhan Yang Maha Bijaksana, hidupkanlah kami sebagaimana kehidupan orang-orang yang bijaksana".
يَا وَدُوْدُ وَدَّكَ اِسْتَأثَرْنَا وَاَلْهِمْـنَا مَوَدَّةً وَرَحْمَةً
48. Yâ wadûdu wuddaka ista‘tsarnâ wa alhimnâ mawaddatan warahmah.
"Ya Tuhan Yang Maha Mencintai, hanya cintamu kami mementingkan dan ilhamkanlah kepada kami rasa cita dan kasih sayang".
يَا مَجِيْدُ اَعْطِنَا مَجْدَكَ
49. Yâ majîdu a’thinâ majdaka
"Ya Tuhan Yang Maha Mulia, berikanlah kepada kami kemuliaan Mu".
يَا بَاعِثُ اِبْعَثْنَا مَعَ الشُّهَدَاءِ وَ الصَّالِحِيْنَ
50. Yâ bâ’itsu ib’atsnâ ma’asysyuhadda-i washshâlihîn
"Ya Tuhan Yang Maha Membangkitkan, bangkitkanlah kami bersama orang-orang yang syahid dan orang yang shaleh".
يَا شَهِيْدُ اِشْهَدْ بِأَنَّا مُسْلِمُوْنَ
51. Yâ syâhîdhin isyâd biannâ muslimûn.
"Ya Tuhan Yang Maha Menyaksikan, saksikanlah bahwa kami adalah orang-orang yang menyerahkan yang menyerahkan diri kepada-Mu (Muslimin)".
يَا حَقُّ دُلَّنَا حَقًّا وَاعْطِ كُلَّ ذِى حَقٍّ حَقًّا
52. Yâ haqqu dullanâ haqqan wa’thi kulla dzî haqqan haqqâ.
"Ya Allah Tuhan Yang Maha Haq, tujukanlah kami kepada yang haq dan berikanlah hak pada setiap orang yang mempunyai haq".
يَا وَكِيْلُ عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا
53. Yâ wakîlu ‘alaika tawakkalnâ.
"Ya Tuhan Yang Memelihara penyerahan, kepada-Mu kami serahkan urusan kami".
يَا قَوِيُّ بِقُوَّتِكَ فَانْصُرْنَا
54. Yâ qawwiyyu biquwwâtika fanshurnâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Kuat, dengan kekuatan-Mu tolonglah kami".
يَا مَتِيْنُ اُمْتُنْ اِيْمَانَـنَا وَثَبِّتْ اَقْدَامَـنَا
55. Yâ matînu umtun imânanâ watsabbit aqdâmanâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Kokoh, kokohkanlah iman kami dan mantapkan pendirian kami".
يَا وَلِيُّ اَحْيِنَا حَيَاةَ اْلأَوْلِيَاءِ
56. Yâ waliyyu ahyinâ hayâtal auliya.
"Ya Tuhan Yang Maha Melindungi, hidupkanlah kami seperti hamba hamba-Mu yang mendapat perlindungan (para Wali)".
يَا حَمِيْدُ اُرْزُقْنًا عِيْشَةً حَمِيْدَةً
57. Yâ hamîdu urzuqnâ ‘isyatan hamîdah.
"Ya Tuhan Yang Maha Terpuji, limpahkan kepada kami kehidupan yang terpuji".
يَا مُحْصِى اَحْصِنَا مِنْ زُمْرَةِ الْمُوَحِّدِيْنَ
58. Yâ muhshi ahshinâ min zumratil muwah hidîn.
"Ya Tuhan Yang Maha Menghitung, hitunglah kami termasuk bilangan orang-orang yang meng Esakan Engkau".
يَا مُبْدِئُ بِاِسْمِكَ اِبْتَدَءْنَا
59. Yâ mubdi’u bismika ibtada’nâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Memulai dengan nama-Mu kami memulai".
يَا مُعِيْدُ اَعِدْ مَا غَابَ عَنَّا
60. Yâ mu’îdu a’id mâ ghâba’annâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Mengembalikan, kembalikanlah semua yang hilang dari kami".
يَا مُحْيِى لَكَ نُحْيِى فَحَيِّنَا بِالسَّلاَمِ
61. Yâ muhyî laka nuhyî fahayyinâbissalâm.
"Ya Tuhan Yang Maha Menghidupkan, karena Engkau kami hidup, hidupkanlah kami dengan penuh keselamatan".

يَا مُمِيْتُ اَمِتْنَا عَلَى دِيْنِ اْلإِسْلاَمِ
62. Yâ mumîtu amitnâ ‘alâ dînil islâm.
"Ya Tuhan Yang Maha Mematikan, matikanlah kami tetap dalam keadaan Islam".
يَا حَيُّ اَحْيِ وَنَمِّ سَعْيَنَا وَشَرِكَتَـنَا وَزِرَاعَتَـنَا
63. Yâ hayyu ahyi wanammi sa’yanâ wasyarika tana wazira’atana.
"Ya Tuhan Yang Maha Hidup, hidupkanlah dan kembangkanlah usaha kami, perusahaan kami dan tanaman kami".
يَا قَيُّوْمُ اَقِمْنَا بِالإِسْاِقَامَةِ
64. Yâ quyyûmu aqimnâ bil istiqâmah.
"Ya Tuhan Yang Maha Tegak, tegakkanlah kami dengan konsisten".
يَا وَاَجِدُ اَوْجِدْ مَا ضَاعَ عَـنَّا
65. Yâ wâjidu aujid mâ dhâ’a annâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Mewujudkan/Menemukan, ketemukanlah semua yang hilang dari kami".
يَا مَاجِدُ اَعْطِنَا مَجْدَكَ
66. Yâ mâjidu âtinâ majdaka
"Ya Tuhan Yang Maha Mulia, berikanlah kepada kami kemuliaan-Mu".

يَا وَاحِدُ وَحِّدْ تَفَرُّقَنَا وَاجْمَعْ شَمْلَنَا
67. Yâ wâhidu wahhid tafarruqanâ wajma’syamlanâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Esa/Menyatukan, persatukanlah perpecahan kami dan kumpulkanlah kekerabatan kami".
يَا صَمَدُ اِلَيْكَ صَمَدْنَا
68. Yâ shamadu ilaika shamadnâ.
"Ya Tuhan yang tergantung kepada-Nya segala sesuatu, hanya kepada-Mu kami bergantung.
يَا قَدِيْر بِقُدْرَتِكَ اَنْجِبْ مِنْ ظَهْرِنَا ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً
69. Yâ qadîru biqudratika anjib min zhahrinâ zhurriyyatan thayyibah.
"Ya Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan kekuasaan Mu lahirkanlah dari tulang punggung kami anak keturunan yang baik".
يَا مُقْتَدِرُ اِقْتَدِرْ لَنَا زَوْجًا وَخَيْرًا كُلَّهُ
70. Yâ muqtadiru iqtadir lanâ zaujan wa khairan kullahu
"Ya Tuhan Yang Maha Menentukan, tentukanlah untuk kami pasangan (suami/isteri) dan semua kebaikan".
يَا مُقَدِّمُ قَدِّمْ حَوَاءِجَنَا فِى الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ
71. Yâ muqaddimu qaddim hawa-i janâ fiddunyâ wal âkhirah.
"Ya Tuhan Yang Maha Mendahulukan, dahulukan keperluan kami di dunia dan di akhirat".
يَا مُؤَخِّرُ اَخِّرْ حَيَاتَنَا بِحُسْنِ الْخَاتَمِةِ
72. Yâ muakhkhiru akhkhir hayâtana bihusnil khâtimah.
"Ya Tuhan Yang Maha Mengakhirkan, akhirkanlah hidup kami dengan husnul khotimah".
يَا اَوَّلُ اَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ اْلأَوَّلِيْنَ
73. Yâ awwalu adkhilnal jannta ma’al awwalîn.
"Ya Tuhan Yang Maha Pertama, masukkanlah kami ke dalam syurga bersama orang-orang yang pertama masuk syurga".
يَا آخِرُ اِجْعَلْ آخِرَعُمْرِنَا خَيْرَهُ
74. Yâ âkhiru ij’al âkhira ‘umrinâ khairahu
"Ya Tuhan Yang Maha Akhir, jadikalah kebaikan pada akhir umur kami".
يَا ظَاهِرُ اَظْهِرِ الْحَقَّ عَلَيْنَا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ
75. Yâ zhâhiru azhhiril haqâ ‘alainâ warzuqnattibâ’ah.
"Ya Tuhan Yang Maha Nyata, tampakkanlah kepada kami kebenaran berikan kami kesanggupan mengikutinya".
يَا بَا طِنُ اَبْطِنْ عُيُوْبَنَا وَاسْتُرْعَوْرَتِنَا
76. Yâ bâthinu abthin ‘u yûbanâ wastur ‘aurâtinâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Menyembunyikan, sembunyikanlah cacat kami dan tutuplah rahasia kami".
يَا وَالِى اَنْتَ وَالِى اَمْرِنَا فَاَسْرِعْ نُصْرَتَكَ لَنَا
77. Yâ wâli anta wali amrinâ fâsri’ nushra-takalaâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Menguasai, Engkau adalah Penguasa urusan kami, maka segerakanlah pertolongan-Mu kepada kami".
يَا مُتَعَالِى اَعْلِ كَلِمَتَكَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَنَا
78. Yâ muta’âli a’li kali mataka wakhdzul man khadzalanâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Terpelihara dari semua kekurangan (Maha Luhur), luhurkanlah/peliharalah kalimat-Mu dan hinakan orang yang merendahkan kami".
يَا بَرُّ اَصِبْ بَرَّكَ عَلَيْنَا وَاَحْيِنَا مَعَ الْبَرَرَةِ الْكِرَامِ
79. Yâ baru ashib barroka ‘alainâ wa-ahyinâ ma’al bararatil kirâm.
"Ya Tuhan Yang Maha Dermawan, limpahkan kedermawanan-Mu kepada kami dan hidupkanlah kami bersama orang-orang yang dermawan lagi mulia".
يَاتَوَّابُ تَقَبَّلْ تُوْبَتَنَا وَتَقَبَّلْ مَعْذِرَتَنَا
80. Yâ tawwâbu taqabbal taubatanâ wataqabbal ma’dziratanâ
"Ya Tuhan Yang Maha Menerima taubat, terimalah taubat kami dan uzur kami".
يَا عَفُوُّ فَاعْفُ عَنَّا خَطَايَانَا
81. Yâ ‘afuwwu fâ’fu ‘annâ khothâyânâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Memaafkan, maafkanlah semua kesalahan kami".
يَا رَؤَوْفُ اَنْزِلْ عَلَيْنَا رَأْفَتَكَ
82. Yâ raûfu anzil ‘alainâ ra’fataka.
"Ya Tuhan Yang Maha Pengasih, turunkanlah kepada kami kasih/kelembutan-Mu".
يَا مَالِكَ الْمُلْكِ آتِ مُلْكَكَ مَنْ تَشَاءُ مِنَّا
83. Yâ mâlikal mulki âti mulkaka man tasyâ-u minnâ.
"Ya Tuhan Yang Memiliki kerajaan/kekuasaan, berikan kerajaan/kekuasaan-Mu kepada siapa yang Engkau kehendaki dari kami".
يَا مُنْتَقِمُ لاَ تَنْتَقِمْ عَلَيْنَا بِذُنُوْبِنَا
84. Yâ muntaqimu lâ tantaqim ‘alainâ bidzunûbinâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Menyiksa, janganlah kami disiksa lantaran dosa-dosa kami".
يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكَرَامِ اَكْرِمْنَا بِالإِجْلاَلِ وَالتَّقْوَى
85. Yâ dzal jalâli wal ikrâm akrimnâ bil ijlâli wattaqwâ.
"Ya Tuhan Yang Mempunyai Keagungan dan kemuliaan, muliakanlah kami dengan keagungan dan ketaqwaan".
يَا مُقْسِطُ ثَبِّتْ لَنَا قِسْطًا وَزِلْ عَنَّا ظُلْمًا
86. Yâ muqsithu tsabbit lanâ qisthan wazil ‘annâ zhulman.
"Ya Tuhan Yang Maha Mengadili, tetapkanlah kepada kami keadilan dan hilangkan dari kami kezaliman".
يَا جَامِعُ اِجْمَعْنَا مَعَ الصَّالِحِيْنَ
87. Yâ jâmi’u ijma’nâ ma’ash shâlihîn.
"Ya Tuhan Yang Maha Mengumpulkan, kumpulkanlah kami bersama orang-orang yang sholeh".
يَا غَنِيُّ اَغْنِنَا بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ
88. Yâ ghaniyyu aghninâ bihalâlika ‘an harâmik.
"Ya Tuhan Yang Maha Kaya, berikanlah kepada kami kekayaan yang halal dan jauh dari keharaman".
يَا مُغْنِى بِنِعْمَتِكَ اَغْنِنَا
89. Yâ munghnî bini’matika aghninâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Memberi kekayaan dengan ni’mat-Mu berikanlah kami kekayaan".
يَا مَانِعُ اِمْنَعْ دَائِرَةَ السَّوْءِ تَدُوْرُ عَلَيْنَا
90. Yâ mâni’u imna’ dâ-iratas sû-i tadûru ‘alainâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Menolak, tolaklah putaran kejahatan yang mengancam kami".
يَا ضَارَّلاَ تُصِبْ ضَرَّكَ وَضَرَّ مَنْ يَضُرُّ عَلَيْنَا
91. Yâ dhârru lâ tushib dharraka wadharra man yadhurru ‘alainâ.
"Ya Tuhan Yang Maha Memberi bahaya jangan timpakan kepada kami bahaya-Mu dan bahaya orang yang akan membahayakan kami".
يَا نَافِعُ اِنْفَعْ لَنَا مَا عَلَّمْتَنَا وَمَا رَزَقْتَنَا

92. Yâ nâfi’u infa lanâ mâ ‘allamtanâ wamâ razaqtanâ.
"Ya tuhan yang maha memberi manfaat, berikan kemanfaatan atas apa yang telah engkau ajarkan kepada kami dan kemanfaatan rizki yang engkau berikan kepada kami".
يَا نُوْرُ نَوِّرْ قُلُوْبَنَا بِهِدَ اَيَتِكَ
93. Yâ nûru nawwir qulûbanâ bihida ayatika.
"Ya Tuhan Yang Maha Bercahaya, sinarilah hati kami dengan petunjuk-Mu".
يَا هَادِى اِهْدِ نَاالصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ
94. Yâ hâdî ihdinash shirâthal mustaqîm.
"Ya Tuhan Yang Maha Memberi Petunjuk, tunjukkanlah kepada kami jalan yang lurus".
يَا بَدِيْعُ اِبْدَعْ لَنَا حَيَاةً بَدِيْعَةً
95. Yâ badî’u ibda’ lanâ hayâtan badî’ah.
"Ya Tuhan Yang Maha Pencipta keindahan, ciptakanlah kepada kami kehidupan yang indah".
يَا بَاقِى اَبْقِ نَعْمَتَكَ الَّتِى اَنْعَمْتَ عَلَيْنَا
96. Yâ bâqî abqi ni’matakal latî an’amta ‘alainâ
"Ya Tuhan Yang Maha Kekal, kekalkanlah ni’mat yang telah Engkau berikan kepada kami".
يَا وَارِثُ اِجْعَلَنْا مِنْ وَرَثَةِ جَنَّاتِ النَّعِيْمِ
97. Yâ wâritsu ij’alnâ min waratsati jannatin na’îm
"Ya Tuhan Yang Maha Pewaris, jadikanlah kami orang yang akan mewarisi syurga keni’matan".
يَا رَشِيْدُ اَلْهِمْنَا رُشْدَكَ وَاَحْيِنَا رَاشِدِيْنَ
98. Yâ rasyîdu alhimnâ rusydaka wa ahyinâ râsyidîn.
"Ya Tuhan Yang Maha Cendekiawan, limpahkan kecendikiawanan-Mu dan hidupkanlah kami sebagai orang-orang cendikia".
يَا صَبُوْرُ اِجْعَلْنَا صَابِرِيْنَ
99. Yâ shabûru ij’alnâ shâbirîna.
"Ya Tuhan Yang Maha Penyabar, jadikanlah kami orang-orang yang selalu bersabar".


Ir. Kh. Ermas Andico Syamda
Pembimbing Zikir dan Do’a
ermasandico wrote on Aug 29, '10
SIAPA MEMILIHKU AKAN KU BAHAGIAKAN

KARENA IA MAKLUK TERAKHIR SEBGAI KEKASIHKU

Hari ini seperti hari sebelumnya tak ada yang berbeda dan tetap seorang pecinta yang kesepian yang cintanya tertinggal pada roman percintaan tak bertuan.

Kisah seorang penyair yang hilang tanpa tujuan saat kapal pembawa syairnya karam dan tenggelam pada samudera kalimat indah tentang kehidupan membahagiakan.

Berteriak pada hati tak guna dan tak harap akan mengangkatnya pada permukaan sejarah keindahan yang telah berlalu tanpa berkata. Aku dan akal sehat yang kumiliki tak mampu mengembalikan kenangan terindah yang pernah kumiliki dan para pecinta lain yang pernah memilikinya.

Satu hal yang perlu diingat setiap yang mencoba mengerti sesosok kebahagiaan adalah ketika kita mencintai dan mencari sebenarnya kita mencintai apa yang terbaik ialah bersabar dan perlihatkan diri yang sebenarnya serta jangan penuhi ruang diri dengan sosok penuh kepalsuan serta hitamnya kebohongan.

Itu bahagianya dirasakan bila tidak memiliki kekasih hati…itulah bahagiannya ketika sepi mengunjungi diheningan malam.

Aku yang telah menyiakan setiap menit waktuku di saat aku hampir memuja sesosok yang kuanggap kucintai namun sebenarnya tiada kepantasan untukku mencintai sesosok yang akhirnya terhenti. Aku yang rela meninggalkan raga ku dan pergi untuk memasuki raganya dan menjadi budak pada perhelatan egoisme sesaat dan semenit waktu. Diwaktu lalu.

Sebetulnya hati dan nyawaku berbenturan dan baku hantam untuk tentukan sosok ini, sosok yang aku sendiri tiada kepantasan memang untuk memilikinya karena begitu banyak alasan tanpa kemaknaan yang melekat di dalamnya. Tahukah sahabatku berapa lama aku mencoba mencari sosok yang sulit terangkai kata ini mengungkapnya, telah sekian lama dan kuberpindah dari sangkar hati satu ke sangkar hati yang lain hingga sampai kutemui sosok ini. Sosok tak terlalu heboh dan sederhana, sosok yang penuh aura memikat dan wibawa yang melekat padat, sosok yang bila ia tersenyum luluhlah semua amarah dan wibawa yang kumiliki.

Di puncak kekaguman dan ketakjuban akanku sosok ini, ku tak mampu menyulam sekian banyak benang kehidupan menjadi sulaman indah kehidupan. Ku terperosok pada indahnya tebing landai namun tak ada tenaga untuk melampauinya. Ku terdiam pada bukit mandalawangi yang orang lain melihatnya indah menatap pada puncak gunung di barat dayanya namun ku tak mampu membayangkan keindahannya yang luntur oleh sosok yang ada di hadapku ini.

Kemungkinan saat ini dan akan datang tapakku ini melangkah gontai tanpa makna pada setapak liku dan tak bertemu pada pertemuan di sisi terjauhnya. Serapuh dahan yang dimakan usia dan diterpa badai serta terik yang silih berganti menghujam yang tiada waktu memberi tenggang untuknya sehingga jatuh mengikuti alur gravitasi. Sesungguhnya ingatan akan keinginan manusia hanyalah dirinya, ego, emosi, serta hasrat keinginan, yang terakhir adalah pengabulan. Manusia adalah seongok kumpulan sifat yang silih berganti layak musim dan bila musim itu telah menetap ia akan menjadi iklim yang akan memaku pada pribadi dan perangai pemiliknya untuk waktu yang sangat lama.

Tahukah sosok yang telah terbuai oleh sosok yang membuai ini merupakan seorang pencari yang menelaah penjuru serta sudut-sudut kehidupan untuk menemukan sesosok manusia dengan buaian keindahan yang sungguh aku sendiri tak tahu apa kata terpantas untuk menggambarkannya.

Namaku Debu, aku terbawa angin dan terbang..ityulah aku..

Setiap kali kuhinggap tiada terlihat

Setiap kali ku terbang tiada pula terlihat..itulah aku saat ini..

Ketika ku tersatu, terlihat seketika, sebelum kuhilang tanpa jejak

Namaku Debu dan aku tetap Debu..ha ha ha itulah aku.

Inilah sosok yang sering tersinggung setiap kalimat yang terurai dari kalimat yang tercipta, layak debu memang sulit sekali melihatnya bila ia tak terkumpul, bilapun ia terkumpul tak lama ia akan menghilang tanpa pesan. Kering kerontang nafas kehidupanku sosok perindu, sosok merindu dan sosok terindu, kembalilah dan berbalik padaku walau kutahu tiada kepantasan untuk miliki sosok seseorang.

Merpati keelokan zaman

Keanggunan, keelokan menyapu haru biru

Keterasingan, menyendiri tanpa waktu..itulah aku

Bekal berdiam pada surau tanpa tuan..

Meraih satu tanpa ingin menggebu

Kuingat sebuah kata-kata yang terucap dari pemilik suara terindah yang kukagumi, “Cinta tiada pernah memiliki tetapi cinta adalah kebahagiaan untuknya, cinta bukanlah kecantikan atau harta tetapi cinta adalah hati dan iman”. Kata-kata yang mengakar pada alam pikiranku yang datangnya sangat kusukuri karena aku adalah salah satu orang beruntung yang mendengarnya. Di setiap malam yang kumiliki tiada khayalku ini tiada melintas sepintas wajah milik seorang yang untukku dialah kesempurnaan wanita.

Satu persatu hari yang kulewati di zaman hidupku ini kekaguman dan kecintaanku ini tiada berkurang, sungguh dialah merpati keelokan zaman yang terbang melintasiku tetapi belum hinggap dalam kehidupanku.

Setiap manusia yang pernah hidup dan mendalami eloknya cinta pasti pernah merasakan liku keindahan cinta yang dibawa oleh seorang yang sangat patut dikagumi dan menerima sepenuh cinta yang termiliki. Hakekat dari mencinta adalah melihat bahagia dan keelokan hidup dalam damai disertai bahagia yang selalu menyahut.

Inilah bait-bait kata yang mampu kubuat untuk definisikan merpati keelokan zaman yang pernah kukagumi dan kupautkan hatinya pada hatiku.

Mungkin bumi harus tertelan gelap, untuk menggapai kegelisahan yang tak terpecah

Mungkin langit harus menghilang, demi memulai senyum kebahagiaan terjelang

Hidup terpanjang mencoba melangkah demi menjejak pada ketulusan

Bukit zamrud membentang meluas indah membatu pada pandangan

Sanggupkah berpaling pada lain penglihatan, bila di depan layak intan

Indah, mempesona dan berharga bahkan seperti berlian

Tercoba kata terangkai ungkap kesemuan pada jiwa yang terlayang

Memaksa kemauan untuk tenggelam pada lautan kebisuan

Meluaskan dunia kebohongan dan kepalsuan

Mencoba kalimat namun terpaksa

Mencoba berkata namun tiada kuasa

Mencoba melangkah namun tak berjejak

Mencoba bertanya namun tiada jawab

Waktu terjalan tanpa peduli apa yang ia tinggalkan

Kisah terurai tanpa tahu apa yang akan ia torehkan

Zaman Tergulir tanpa tahu apa yang ditakdirkan

Cobalah satu waktu tercipta bersama keinginan

Cobalah satu waktu tercipta bersama kebahagiaan

Cobalah satu waktu tercipta bersama kejujuran

Cobalah satu waktu tercipta bersama kebersamaan

Berjalan langkah terjejak mengurai kisah

Bergerak lisan perjelas pemaknaan

Pergi pada masa yang tergores kisah fatamorgana

Pergi pada masa tanpa makna dan kejelasan

Terbentang sebuah pengabulan keinginan

Tertunda kebohongan dan kebisuan

Menginginkan tapi pergi untuk kehilangan

Dapatkah tergapai kisah bertinta emas beralas gading terindah

Perihal kehidupan dan kejujuran

Akankah terkikis gelombang pada ujung

Retak oleh getaran pada kekuatan

Rusak oleh kehebatan pada penyembunyian

Masa tersulit akan perihal kisah kehidupan

Menggapai pada kesunyian

Menemani kesepian

Bersama kesendirian

Satu masa yang terpenuhi kegalauan

Satu masa yang terhilang bersama kemarau perasaan

Satu masa yang terbilang sulit untuk terhitung kepiluan

Satu masa yang sudah terkikis akan penderitaan berkepanjangan

Terlangkah jejak menapak tertuju pada satu kepastian

Terwujud pengharapan tanpa wujud

Di sisi senang dan kedukaan

Terbelenggu tawa dan derai airmata

Satu hal terindah yang pernah tercipta

Datang ke dunia yaitu cinta

Tanpanya akan selalu kelam dan berduka

Tiada pengharapan selain memilikinya

Lihatlah kepada pemiliknya

Lihatlah kepada penikmatnya

Lihatlah kepada kemesraan yang tercipta

Tidakkah makhluk meninginkannya

Realita satu zaman penuh keterasingan

Hidup bersama kesendirian..itulah aku..

Tiada ingin namun kedukaan mendalam

Kesungguhan akan menerka zaman dan peradaban

Inilah pesanku untuk kalian yang memiliki, akan memiliki dan ingin memiliki merpati keelokan zaman, yang hati kalian sungguh memanggil-manggilnya untuk hinggap. Sebuah bait-bait penyemangat untuk mengejar cinta.

Bukalah cintamu walau tak mengucap

Katakan cintamu walau sulit terkuak

Bukalah hatimu walau cintamu menutup

Karena cinta tidak mengetuk tetapi ia akan merasuk

Jangan biarkan hidup hanya berdiam pada satu kondisi

Tetapi brgeraklah seperti engkau akan menggapai langit

Berkeyakinanlah bahwa aku akan mampu terbang

Dan tetaplah pada pendirian, sukses akan terjelang

Tidak selamanya seorang kekasih adalah kekasih

Namun hanya cinta yang selalu menjadi cinta

Sayang selalu menjadi penyertanya

Rindu sebagai penguatnya

Pengertian sebagi nafasnya

Kesetiaan adalah nyawanya
ermasandico wrote on Jul 29, '10
Orang Java dan Khoiriyatul..makasih ya ucapan ULTAHnya
orangjava wrote on Jul 29, '10
Selamat berulang tahun, sehat selalu, panjang umurmu...
khoriyatulj wrote on Jul 28, '10
selamat ulang tahun semoga selalu sehat dan bahagia..

Happy Birthday Myspace Comments
MyNiceProfile.com
..
....
.

ermas andico

my facebook: ermasandicosyamda@yahoo.com